Jika APPI-Rahman Pimpin Makassar, Instentif RT/RW Tanpa Pilih Kasih dan Indikator

  • Whatsapp
Calon Walikota Makassar Munafri Aroifuddin dan Ketua DPC Partai Demokrat kota Makassar Adi Rasyid Ali bersama Ketua RT/RW saat kampanye di Kelurahan Bitowa.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Kabar gembira bagi para RT/RW se-Kota Makassar. Calon walikota dan wakil walikota Makassar Munafri Arifuddin -Rahman Bando berkomitmen jika kelak diamanahkan memimpin Kota Makassar, pasangan ini akan mencanangkan program Insentif RT/RW berkualitas, tanpa pilih kasih dan tanpa indikator.

Sembilan indikator kinerja yang selama ini menjadi acuan dalam pemberian insentif RT/RW yang regulasinya telah resmi dicabut Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin, kelak akan dilanjutkan dan disempurnakan oleh pemerintahan Appi-Rahman.

Muat Lebih

Regulasi baru tersebut mengatur pemberian insentif dengan nilai tetap Rp1 juta setiap bulan, tanpa dibebani pencapaian indikator kinerja.

“Jika Appi-Rahman diamanahkan Allah SWT memimpin Makassar, maka program instentif RT/RW tanpa indikator ini akan lebih berkualitas. Kita tak ingin pilih kasih. RT/RW akan menerima minimal Rp 1 juta. Bahkan akan kami tambah,” tegas Adi Rasyid Ali, Panglima Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Koalisi Appi-Rahman, saat ditemui INFOSULSEL.COM di Warkop Dapur Ali, Jumat (20/11/2020).

ARA, sapaan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini mengatakan , selama ini banyak insentif RT/RW yang tidak utuh pembayarannya.

”Mereka tidak utuh menerima Rp 1 juta perbulan. Nanti menjelang Pilkada, regulasi itu baru dijalankan,” ungkap ARA.

Lalu apakah program tersebut tidak memberatkan APBD? Menurut legislator tiga periode ini, sebagai Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar ia akan melihat postur APBD sejauh mana pendapatan asli daerah (PAD) setiap tahunnya.

“Minimal dalam 1 tahun itu PAD, Rp 1,3 – 1,5 triliun. Baru program insentif tanpa indikator itu bisa kita jalankan. Kita sementara rumuskan mekanismenya seperti apa. Intinya berbeda dengan model insentif yang kemarin. Kita akan lakukan insentif berkualitas, tanpa pilih kasih dan tanpa indikator,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan