INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Guna meningkatkan penerapan parkir elektronik jenis Hanheld, Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya kembali menyasar lima jalan baru. Diantaranya, jalan Tentara Pelajar, Jalan Sulawesi, Jalan Irian dan Jalan Veteran.
“Jadi rencana mungkin awal tahun lagi, kita mau 200 unit hampir sama dengan empat ruas jalan sebelumnya,” ujar Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul.
Hingga saat ini alat parkir jenis Handheld yang diterjunkan sebanyak 240 unit dan telah beroperasi di empat ruas jalan yaitu Jalan Pengayoman, Boulevard, Perintis Kemerdekaan dan Hertasning.
Lanjut Asrul, PD Parkir juga sempat menyasar penerapan parkir di Anjungan Pantai Losari, namun mengingat wilayah tersebut memiliki regulasi khusus, maka hal ini akan dibicarakan lebih lanjut bersama pemerintah kota (Pemkot).
“Sebenarnya di sana (anjungan) tidak bisa ada pungutan, entah pengamen, kaki lima, termasuk parkir di dalamnya, nah ini sementara kita berkoordinasi apakah memungkinkan kita kelola itu barang, dengan harapan adanya kita di sana, penataan-penataan pengelolaannya lebih maksimal di samping menambah pundi-pundi penghasilan daerah,” jelasnya.
Sekretaris Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli berharap penerapan penuh parkir elektronik di Kota Makassar bisa secepatnya terealisasi.
Menurutnya masih banyak titik-titik parkir yang lepas dari pantauan PD Parkir. Sekitaran jalan Pengayoman misalnya penerapan parkir elektronik di sana masih belum optimal, dirinya masih menemukan banyak parkir liar yang menggunakan bahu jalan sehingga berimbas pada penyempitan jalan.
“Sebagai pengguna saya merasa terganggu dengan adanya parkir-parkir liar ini. Dengan dipergunakannya parkir elektronik (secara keseluruhan) lebih bagus,” ujar Acil sapaan akrab legislator PPP ini.
Meski demikian, Acil menyarankan kepada PD Parkir memberdayakan juru parkir liar, hal ini dianggap menjadi solusi yang tepat agar mereka tetap memperoleh penghasilan tanpa harus mengacaukan ketertiban umum. (andi)





