Nurdin Abdullah Optimis Proyek Kereta Api Makassar-Parepare Rampung Akhir 2021

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah optimis proyek kereta api trans Makassar-Parepare dapat rampung pada akhir 2021 setelah menggenjot pembebasan lahan di Kabupaten Pangkep dan Maros.

Hal itu dikemukakan Nurdin Abdullah menanggapi kemajuan pembangunan infrastruktur, termasuk perkembangan kereta api di Sulsel, Sabtu (7/11/2020).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data Balai Tekni Perkeretapian Wilayah Jawa Bagian Timur diketahui, proyeksi kereta api sepanjang 144 kilometer dalam lima tahun terakhir telah menelan anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp6 miliar dari total alokasi anggaran Rp9 triliun.

Sementara realisasi pembangunan rel kereta api dan perangkatnya baru 42 km yang berlokasi di Kabupaten Barru. Khusus Kabupaten Pangkep dan Maros yang akan dilintasi rel kereta, masih dalam proses pembangunan stasiun dan juga pembebasan lahan.

“Pembangunan infrastruktur akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi proyek dan roda perekonomian akan berputar,” katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur Sulsel meminta dukungan seluruh masyarakat Sulsel untuk mendorong percepatan proyek kereta api ini di lapangan.

“Apabila seluruh pembebasan lahan telah rampung tahun ini, maka diyakini untuk pembangunan rel kereta api dapat rampung pada akhir 2021,” ujarnya.

Adapun pembangunan stasiun rel kereta api sepanjang Pangkep-Maros ini, memiliki rincian khusus pembangunan stasiun kereta api di Kabupaten Pangkep sebanyak 4 unit dan 3 stasiun di Kabupaten Maros dengan total Rp123 miliar yang dilakukan PT Bumi Karsa dengan investasi sebanyak Rp123 miliar.

Proyek kereta api trans Makassar-Parepare yang telah rampung sekitar 42 kilometer di Kabupaten Barru dari total panjang proyek 144 km. (ani)

Pos terkait