Wagub Sulsel Pimpin Pelantikan Pejabat, 4 Pimpinan OPD Diparkir Jadi Staf Ahli

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengambil sumpah jabatan dan melantik pejabat Eselon II, III, dan IV lingkup Pemerintah Provonsi Sulawesi Selatan, Senin (2/11/2020).

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor: 821.23/25/2020 dan Surat Keputusan Gubernur Nomor : 821.22/24/2020 dan Surat Keputusan Gubernur 821.24/26/2020.

Wagub Sulsel di dampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Imran Djauzi dan Asisten III Pemprov Sulsel, Tautoto Tanarangina. Sejumlah pejabat struktural di jajaran lingkup Pemprov dimutasi, dari 7 yang dilantik, 4 diantaranya diparkir menjadi staf ahli.

Mereka yang pindah menjadi staf ahli yakni Andi Bakti Haruni sebelumnya menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pemb & Keuangan, Subbidang Pembangunan.

Kemudian ada Abdul Azis sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pemb & Keuangan, Subbidang Keuangan. Sulkaf S Latief sebagai staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan Keuangan, Subbidang Ekonomi.

Sementara itu, dr. Andi Mappatoba, sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Subbidang Pemerintahan. Iqbal Suhaeb dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dan drg. Abdul Haris Nawawi, Direktur RSUD Labuang Baji dan Asriadi Sulaiman dikukuhkan sebagai Kepala Badan Kesbangpol, karena adanya perubahan struktur.

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, dalam proses pelantikan ini sebelumnya telah dilakukan proses Assesment, yang pada akhirnya menjadi acuan dalam kebijakan Gubernur.

“Jabatan bukan hadiah, tapi sesuatu yang di amanahkan untuk masyarakat,” kata Andi Sudirman Sulaiman saat memberikan sambutan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.

Ia berharap, seluruh pejabat yang dilantik agar senantiasa amanah dalam menjalankan jabatannya. Menurutnya, dalam menjalankan jabatan kita harus kembali merenungi makna Pancasila.

“Kita harus mementingkan Nilai Ketuhanan, keadilan, Kemanusiaan, Musyawarah, yang ada di dalam Pancasila. Pejabat yang di amanahkan jangan ada yang korupsi, tidak boleh menyelewengkan kewenangan, dan harus adil,” jelasnya.

Terakhir, Wagub memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik, Ketulusan bekerja adalah hal paling penting bagi semua. Dalam mengambil kebijakan harus melihat asas kemaslahatan dan mudharatnya.

“Namanya staf ahli beda dengan staf biasa. Apapun dan dimanapun kita maksimalkan kinerja, dan Allah Subhanahu Wata’ala akan melihat,” tutupnya. (ani)

Pos terkait