INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi menyayangkan sikap sejumlah pejabat pemerintah kota yang ingin pindah ke unit kerja di Pemprov Sulsel.
Politisi Gerindra itu menilai sikap tersebut justru terkesan memperlihatkan kinerja yang tidak bagus. “Kalau saya bilang yang mau pindah ke tempat lain, malah saya lihatnya bodoh. Berarti dia tidak punya program dan kinerja yang bagus di kota Makassar,” ujar Kasrudi melalui pesan WhatsApp, Rabu (27/1/2021).
Menurutnya, jika mereka punya program dan kinerja yang baik pastinya ikut bersaing. Kata dia, seharusnya mereka dia ikut bersaing apabila dimungkinkan di masa kepemimpinan Danny-Fatma melakukan lelang jabatan, sehingga mereka bisa ikut tanpa harus pindah.
“Paling bagus dia mengabdi di Makassar kembali. Karena kalau dia pindah artinya dia tidak mau lagi melihat Makassar lebih bagus ke depan. Sementara pak Danny ke depan kemungkinan akan melelang kembali jabatan. Kenapa tidak mempersiapkan diri dengan program kinerja yang bagus ikut lelang juga. Bukan hal yang tidak mungkin mereka bisa terpilih kembali,” ungkap Kasrudi.
Sebelumnya, terendus adanya beberapa Pemkot khawatir akan dinonjobkan jika Danny-Fatma telah dilantik sebagai Wali Kota Makassar. Karena tidak netral pada Pilwali Makassar 2020 lalu.
Kasrudi menegaskan, fungsi wali kota adalah mengayomi seluruh warga Makassar, bukan untuk sekelompok partai maupun golongan. “Pak Danny itu adalah Wali Kota Makassar bukan Wali Kota kelompok dia harus mengayomi warga Kota Makassar,” pungkas Kasrudi.
Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, pejabat pemkot yang ingin pindah ke Pemprov itu merupakan hak bagi setiap pegawai. Ia pun mengungkapkan bahwa beberapa pejabat sudah menghadap langsung untuk mengajukan permohonannya.
“Kalau saya prinsipnya kita beri peluang karena di satu sisi itu adalah hak PNS, di satu sisi memang ada regulasi untuk itu yang mengatur sehingga tentu sudah melalui pertimbangan yang matang bahwa di tempat yang baru dia bisa lebih berbuat (berbakti) ,” ujarnya belum lama ini.
Ia juga membeberkan, sudah ada beberapa yang sudah mengajukan untuk diberi rekomendasi untuk pindah. “Sudah ada beberapa yang mengajukan ke BKD. Ini adalah hal yang biasa untuk memaksimalkan sumbangsih pelayanan,” cetus Rudy. (andi)





