Pangdiv 3 Kostrad Mengecek Kesiapan Prajurit Jaga Perbatasan Timor Leste

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sebanyak 400 personil Yonarmed/Tamarunang 3/ Kostrad diperiksa terkait kesiapannya sebelum diberangkatkan ke operasi pengamanan perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pemeriksaan kelengkapan ini dipimpin langsung oleh Panglima Divisi (Pangdiv) Infanteri 3 Kostrad, Mayjen Wanti WF. Mamahit di Lapangan Markas Komando Yonarmed jalan Mappaoddang, Kota Makassar, Senin (1/2/2021) pagi.

Bacaan Lainnya

Dalam pemeriksaan tersebut, Pangdivif berpesan agar setiap prajurit tahu persis apa yang menjadi tugas pokok dan kewajibannya masing-masing, agar tugas bisa selesai dengan maksimal.

”Setiap prajurit harus tau tugas pokok dan kewajibannya masing-masing agar penugasan pamtas darat RI-RDTL dapat berhasil. Pahami adat istiadat, kebiasaan, dan karakteristik dari wilayah dan penduduk sekitar,” ujarnya kepada para prajurit.

Prajurit yang diturunkan ke perbatasan sebelah barat Indonesia-Timor Leste ini berjumlah 400 personel, yang nantinya bakal dibagi kedalam sejumlah tim dan posko yang telah ditentukan titiknya.

Adapun beberapa item perlengkapan yang diperiksa yaitu : Ransel Satgas (Sebelah kanan Ponco, sebelah kiri ransel pacupick)

Isi dalam Ransel :

Logistik (Bekal awal satgas operasi)*

1. T2 3 unit

2. TB 1 3 unit

3. FD 3 1 unit

4. KLP 1 unit

5. BBP 3 unit

Alat samaran (Sabo), Pakaian dalam(4 kaos kaki dan 3 kaos dalam), Handuk lapangan dan Handuk Harian (2 unit), Baju PDL, Alat mandi (2 sabun cair, 1 pepsodent 75gr, Alat cukur kuning 1, dan 1 sikat gigi.

Alat pembersih :

1. Anti serangga 2

2. Singer 1

3. Kain flanel 1

4. Lantak

5. Semir 2

6. Sikat 1

Selain itu ada juga anti nyamuk (Jabat), Sandal Swallow Merah, Misting (Sendok Garpu), dan Sepatu (Sudah terikat).

Sementara tugas pokok Satgas RI-RDL selama sembilan bulan, diantaranya :

1. Menegakkan kedaulatan negara di daerah perbatasan.

2. Mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD NKRI tahun 1945.

3. Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan. Dalam rangka membantu tugas Kolapops Korem 161 Wira Sakti.

Penjabaraan dari tugas pokok

1. Mencegah pelanggaran hukum di wilayah perbatasan.

2. Mencegah pasar gelap dan penyelundupan.

3. Melaksanakan giat pembinaan (Anjangsana, Karya bakti, Gadik).

4. Soaialisasi patok batas negara.

Para personel ini rencananya bakal diberangkatkan ke lokasi perbatasan pekan depan.

Sebelumnya, 400 prajurit Yonarmed telah melakukan latihan Pratugas Pasukan pengamanan perbatasan Republik Indonesia(RI)-Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) selama 12 hari di Sapaya, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. (andi)

Panglima Divisi (Pangdiv) Infanteri 3 Kostrad, Mayjen Wanti WF. Mamahit mengecek perlengkapan prajurit di Markas Komando Yonarmed jalan Mappaoddang, Kota Makassar, Senin (1/2/2021) (FOTO: SUHANDI)

Pos terkait