400 Prajurit Yon Armed Diberangkatkan ke Perbatasan RI – Timor Leste

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sebanyak 400 personil Yonarmed/Tamarunang 3/ Kostrad diberangkatkan ke operasi pengamanan perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia (RI) – Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Jumat (26/2/2021).

Pasukan tersebut akan menjaga perbatasan selama 9 bulan kedepan dan direncanakan kembali ke Makassar pada November 2021. Panjang perbatasan RI – Timor Leste yang akan dijaga sepanjang kurang lebih 130,88 km yang dibagi dalam 21 pos.

Muat Lebih

Para personel ini dipimpin oleh Komandan Batalyon (Danyon) Armed 6/3, Andang Radianto selama berada di lokasi tugas.

Menurut keterangan Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) Kostrad, Wanti WF Mamahit, personel yang diberangkatkan bakal mengemban tugas pengamanan tapal batas untuk menjaga stabilitas dan keamanan Republik Indonesia.

“Mereka semua bakal bertugas selama sembilan bulan di sana, masing-masing bakal dibagi ke 21 pos, untuk mengamankan jalur masuk dan keluar perbatasan, termasuk penyelundupan ilegal, memastikan patok batas negara tidak bergeser, juga menjalankan kegiatan sosial dan pendidikan,” jelasnya Mamahit usai menggelar upara pelepasan Satgas Pamtas RI – RDTL di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal), Jumat (26/2/2021) siang.

Mamahit mengatakan, mereka yang bertugas menjaga perbatasan RI-RDTL telah dibekali dengan keahlian khusus sebelum berangkat ke sana.

“Selama di sana, selain menjaga perbatasan, mereka juga bakal mengemban tugas sosial, seperti membantu meringankan beban masyarakat lokal, baik dalam hal kesejahteraan maupun pendidikan,” jelasnya.

Selain itu, pasukan tersebut juga membawa sejumlah bantuan untuk warga lokal di sana, baik berupa buku-buku pendidikan, bacaan, maupun kebutuhan sandang dan pangan.

“Ada bantuan juga yang kita salurkan. Ada sembako, ada huku bacaan, ada juga bantuan lain. Itu dari anggaran tahun 2021 ini,” demikian ungkap Mamahit. (andi).

Pos terkait