Pengurus Pokdarkamtibmas Resor Makassar Dilantik

Di Sulsel saat ini baru dua kabupaten dan kota yang terbentuk yakni Kabupaten Wajo dan Kota Makassar. Selanjutnya akan menyusul Soppeng, Parepare dan daerah lainnya.

Menurut Kombes Heroe, peran serta masyarakat sangat penting dalam menicptakan keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu pengurus Pokdarkamtibmas yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, diharap bisa berperan serta mempengaruhi masyarakat.

‘’Di kepengurusan Pokdarkamtibmas Resor Makassar ada dosen, pengusaha, ustadz, anggota dewan dan lainnya. Nah kalau semua bergerak dan mampu mempengaruhi masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketertiban,  saya yakin kita akan hidup aman dan tentram,” katanya.

Ia mencontohkan kasus bom bunuh diri yang baru saja terjadi di pintu gerbang Gereja Katedral belum lama ini. Juga kasus di Jakarta.

‘’Kita benar-benar kecolongan dengan adanya kejadian di Makassar dan Jakarta. Oleh karena itu kita berharap ini tidak lagi terulang.  Kalau ada informasi yang terkait dengan paham radikal, segera lakukan pembinaan. Jangan sampai adik-adik kita yang ada di Sulsel terpapar paham seperti itu,’’ ujar Kombes Heroe.

Ia menyebut, pandemi covid-19 yang belum berakhir bisa saja membuat masyarakat dalam kondisi pikiran kosong. ‘’Saat itulah orang mudah dimasuki hal-hal yang mampu mempengaruhi emosi mereka. Misalnya diiming-imingi sesuatu yang tidak masuk akal. Seperti iming-iming masuk surga.

‘’Di situlah perang anggota Pokdarkamtibmas bagaimana memberi kesadaran kepada masyarakat,” kata Heroe mengingatkan.(riel)

Ketua Pokdarkamtibmas Sulawesi Selatan (Sulsel) Thamrin Mensa.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Pos terkait