Sambut Mahasiwa Baru, Rektor UMI Ungkap 4 Hal Penting yang Harus Disiapkan

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Pekan Pesantren Mahasiswa Baru (Maba) angkatan V tahun akademik 2021/2022 di Masjid Umar Bin Khotab Kampus II UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (18/8/2021).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E, M.Si, didampingi oleh Wakil rektor I Bidang Akademik & Pengembangan Sumber Daya Pembelejaran, Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT., IPM, Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Keuangan & Pengembangan Ketenagaan, Prof. Dr. H. Salim Basalamah, S.E., M.Si.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pelaksana Pekan Pesantren Virtual, Dr. Nasrullah Arsyad, S.H., M.H, sekaligus Wakil Rektor III UMI bidang Pembinaan Kemahasiswaan, Prestasi & Hubungan Alumni ini mengatakan, kegiatan pekan pesantren Virtual kali ini diikuti sebanyak 333 peserta dari masing-masing fakultas.

“Pekan pesantren virtual angkatan V ini diikuti sebanyak 322 secara daring dan 10 perwakilan mengikuti secara langsung,” ungkap Prof Laode Husen yang juga alumni fakultas Hukum UMI ini.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si, mengatakan komponen dasar yang harus dimiliki sebagai mahasiswa dalam menghadapi tantangan era 4.0.

IT skill atau keterampilan menggunakan teknologi (IT), writer skill (menulis), leadership skill (kemampuan memimpin) dan lenguage skill (kemampuan berbahasa),” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai kampus yang memiliki sejarah di era reformasi, laki-laki kelahiran Jeneponto ini mendorong Maba agar perjuangan UMI sebagai lembaga dakwah Islamiyah bisa tetap dilanjutkan.

“Cita-cita UMI untuk menciptakan karakter yang berakhaqul karimah. Reformasi muncul di UMI baru pindah ke Jakarta. Mari kita sama-sama perjuangankan UMI sebagai lembaga dakwah,” tandasnya.

Sementara, Wakil Direktur Intelkam Polda Sulsel, AKBP Puji Saputri, SH., SIK, yang juga sebagai narasumber pekan pesantren virtual angkatan V berpesan kepada seluruh Maba untuk berhati-hati terhadap memilah informasi.

Menurutnya, arus informasi semakin cepat, mahasiswa sebagai agen perubahan harusnya dapat menanangkal berita-berita hoaks yang tersebar.

“Hari ini informasi kita dapatkan,  hari itu pula dapat tersebar . Yang terjadi sekarang banyak berita bohong yang kita tidak tau masalah, arah dan sumbernya yang dapat tersebar, ” urainya.

Sekadar diketahui, UMI memiliki 13 Fakultas yaitu; Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Farmasi (FF) Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan (FIPK).

Selanjutnya, Fakultas Kesehatan Masyakarat (FKM), Fakultas Pertanian (FP) Fakultas Kedokeran Gigi (FKG), Fakultas Sastra (FS), Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Teknik Industri (FTI). (andi)

Pos terkait