KONI Kota Makassar Gelar Bimtek Laporan Keuangan, Cabor Dilatih Hindari Kesalahan LPJ

Plt Ketua KONI kota Makassar H. Kusaiyyeng (dua dari kanan).(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Pelaporan Keuangan  bagi pengurus cabang olahraga (Cabor). Bimtek yang diikuti seluruh Sekretaris dan Bendahara pengurus Cabor diselenggarakan di salah satu hotel, Sabtu-Minggu  (25-26/12/2021).

Plt Ketua KONI Kota Makassar H. Kusaiyyeng mengatakan Bimtek ini bertujuan agar organisasi dan kepengurusan Cabor tidak mengalami kendala atau kesalahan saat membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dana hibah.

Bacaan Lainnya

‘’Pelatihan ini merupakan agenda rutin dan menjadi program KONI Kota Makassar. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan bendahara pengurus cabor di bawah naungan KONI Makassar dalam pembuatan laporan keuangan,” jelas Kusaiyyeng.

Untuk diketahui tahun 2022 KONI Kota Makassar akan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 25 Miliar. September di tahun yang sama juga akan dilaksanakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel. Cabor-cabor di bawah binaan KONI Makassar membutuhkan dana untuk pembelian alat latihan bagi para atlet.

‘’Tujuan lainnya untuk menyamakan persepsi dalam rangka penyusunan LPJ serta monitoring evaluasi yang bersumber dari dana hibah. Sehingga pengurus cabor perlu diberikan pelatihan dalam melakukan pelaporan keuangan,” tambah Kusaiyyeng.

Pelatihan keuangan itu dinilai sangat urgent, agar tidak terjadi kesalahan pelaporan oleh pengurus cabor. Harapan Kusayyeng,  bendahara tidak mengalami kendalai pada auidt LPJ.

Sementara itu Prof Arifuddin Mannan, salah satu Dosen di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) yang menjadi salah satu pemateri mengakui sampai sejumlah Pengcab masih kerap ditemui beberapa kesalahan, meskipun tidak fatal.

‘’Selama ini kami tetap mendampingi terus. Pasti adalah kesalahan. Tapi itu tidak prinsip. Paling hanya kekurangan pajak saja. Hanya kesalahan-kesalahan teknis yang tidak prinsip,” ungkap Prof Arifuddin yang juga menjabat Bendahara KONI Kota Makassar.

Ia berharap setelah mengikuti Bimtek, bendahara pengurus cabor sudah bisa membuat pelaporan dari anggaran yang diberikan secara baik dan benar.

Pemateri lainnya Aini Indriawati, Konsultan Keuangan Daerah yang juga dosen di Fakultas Ekonomi Unhas ini membahas tata cara pengelolaan keuangan dan pembukuan bendahara pengeluaran.(riel)

Pos terkait