Kajari dan Pemkot Makassar Sepakat Bentuk Tim Pemburu Aset

Walikota dan Wawali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi bersama Kajari Makassar Andi Sundari.(PEMKOT MAKASSAR)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar sepakat bekerja sama melakukan  penanganan bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam perjanjian kerjasama. Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung di ruang Sipakalebbi Kantor Balai Kota Makassar,  Kamis (13/1/2022).

Kesepakatan kedua lembaga pemerintah ini merupakan perpanjangan kerjasama dalam rangka memberikan pendampingan hukum kepada Pemkot Makassar, terkait permasalahan hukum perdata yang dihadapi.

Bacaan Lainnya

Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Sundari mengatakan, penandatanganan ini merupakan hal sangat penting, berdasarkan kewenangan dan amanat dalam Undang Undang.

“Penandatangan kerjasama ini sangatlah penting. Tujuannya, untuk mengoptimalisasi kewenangan Kejaksaan sesuai tupoksinya melakukan pendampingan hukum perdata kepada pemerintah maupun BUMD,” jelas Andi Sundari.

Sebagai lembaga negara yang memiliki kewenangan tersebut, tambah Sundari Kejaksaan juga memberikan konseling mediator dan fasilitator kepada Pemerintah Kota.

“Hal ini guna memaksimalkan perdata pemerintahan dan mengontrol ASN agar terhindar dari masalah hukum, serta memberikan perlindungan kekayaan negara dan menegakkan kewibawaan pemerintah,” katanya.

Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang didampingi Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi mengatakan, penanda tanganan kerjasama ini betul betul sangat strategis bagi Pemkot Makassar.

“Sekarang kita banyak gugatan terkait aset. Kerjasama ini betul betul sangat strategis. Makanya sekarang kita buat tim pemburu aset lagi, sama seperti yang saya buat dulu,” tegas Danny.(rls/riel)

Pos terkait