INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —– Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan (PP-Sulsel) ST. Diza Ali membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) SAPMA dan SRIKANDI Sulsel di Baruga Anging Mamiri, Rabu sore (30/3/2022).
Ketua panitia pelaksana, Harpen Reza Ali, SE menjelaskan dua Muswil perangkat organisasi pada kepengurusan Pemuda Pancasila MPW Sulsel ini sekaligus dilaksanakan sebagai rangkaian dari pelaksanaan Muswil MPW PP Sulsel Juli 2022 mendatang.
”Muswil ini dihadiri ratusan kader dari kabupaten dan kota se Sulsel. Mereka hadir sebagai bukti loyalitas, totalitas soliditas terhadap organisasi yang kita cintai bersama yakni Pemuda Pancasila,” tegas Harpen.
Muswil Srikandi dilaksanakan di Hotel Kenari. Ratusan kader SRIKANDI dari seluruh kepengurusan yang ada di kabupaten dan kota se Sulsel, hadir. Irmawati Syahrir, sang petahana yang menjadi satu-satunya calon, kembali terpilih secara aklamasi.
Begitu juga di Muswil SAPMA. Turut dihadiri ratusan kadernya dari seluruh kabupaten dan kota se Sulsel. Seperti di Muswil SRIKANDI. Pada Muswil SAPMA, Hasrullah Kaharuddin, yang juga jadi calon tunggal pada Muswil Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) juga terpilih secara aklamasi.
Mantan aktivis mahasiswa ini menggantikan Christopher Aviary yang tidak maju lagi karena ingin memberi kesempatan kepada genarasi baru memimpin lembaga pelajar dan mahasiswa itu. Rio, sapaan putra sulung Diza Ali ini selanjutnya ditarik menjadi pengurus MPW PP Sulsel.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel ST Diza Rasyid Ali mengakui SAPMA dan SRIKANDI telah banyak melahirkan pemimpin-pemimpin dan calon-calon pemimpin hebat di masa yang akan datang.
‘’Saya masih ingat, beberapa tahun lalu beberapa kader SAPMA yang ada sekarang ini masih saya gendong-gendong. Sekarang mereka sudah jadi dan akan menjadi orang hebat. Itu karena pengkaderan di SAPMA berjalan dengan baik,” kata Diza.
Begitu juga di SRIKANDI. Diza mengenang perjalanan beberapa tokoh SRIKANDI di Sulsel saat pertama bergabung.
‘’Dulu jangankan berdiri di atas podium, bicara di depan rapat harian saja mereka gemetaran. Setelah dikader di SRIKANDI, banyak kader sudah jadi perempuan yang luar biasa,” kata DIZA.





