Yasir Machmud Ogah Hadiri Pelantikan Pengprov Cabor, Tidak Serius Pimpin KONI Sulsel?

Pengprov PSTI Sulsel : Kami Kecewa

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — | Sejumlah pengurus cabang olahraga (Pengprov Cabor) provinsi mempertanyakan keseriusan Yasir Mahmud yang tidak punya waktu mengurus KONI Sulsel. Yasir dinilai tidak punya waktu mengelolah organisasi induk seluruh cabor di Sulsel. Bahkan untuk memenuhi undangan pelantikan pengurus cabor pun dia ogah hadir.

Saat pelantikan Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Sakraw Indonesia (Pengprov PSTI) Sulawesi Selatan, di Hotel Aryaduta, Sabtu malam (11/2/2023), misalnya. Yasir Machmud sama sekali tak menampakkan batang hidungnya.

Bacaan Lainnya

‘’Jangankan ketuanya,  pengurus KONI Sulsel tak satu orang pun hadir. Saya juga heran ada apa ini. Apa salahnya kami dari cabor sepak takraw. Padahal ada undangan diantar ke kantor KONI,’’ sebut Sekum Pengprov PSTI Sulsel, Nukhrawi Nawir kepada wartawan.

Yang mengherankan lagi, lanjut dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) ini, jumlah pengurus KONI Sulsel ada 70-an orang. ‘’Masa tidak satu pun bisa hadir. Sementara puluhan tokoh olahraga dari luar Sulsel saja jauh-jauh datang menghadiri undangan dan memberi ucapan selamat kepada pengurus PSTI Sulsel,” cetus mantan Pengurus KONI Sulsel ini penuh kecewa.

Bagi Nukhrawi ketidak hadiran Yasir Machmud atau perwakilan KONI pada pelantikan Pengprov PSTI Sulsel adalah suatu kesalahan besar.  ‘’KONI Sulsel itu organisasi bernaungnya semua induk cabang olahraga. Pengurus KONI  harus menjadi teladan dan contoh yang baik. Kadispora saja hadir,’’ katanya.

Nuhrawi mengingatkan Yasir dipilih oleh pengurus cabor. ‘’Cabor yang merekomendasikan Yasir sebagai calon ketua dan memilih dia sebagai ketua KONI Sulsel. Jangan seperti kacang lupa kulitnya.”

Acara pelantikan menurut Nuhrawi juga sebagai ajang menjalin koordinasi dengan Pengprov Cabor. Apa lagi menjelang pelaksanaan Pra PON XXI-2023. KONI Sulsel berkepentingan supaya cabor bisa lolos PON XXI 2024.

‘Kami sangat kecewa. Apalagi pelantikan ini dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Rektor UNM Prof Husain Syam yang selama ini banyak membantu atlet Sulsel. Diantaranya pembebasan uang UKT dan beasiswa kepada atlet yang berstatus mahasiswa UNM,’’ ungkap Nuhrawi.

Cabor Sepak Takraw menyawinkan dua medali emas putra dan putri PON XX Papua 2021 lalu.(FOTO : RIEL)

Pos terkait