Kondektur Bus Bintang Zahira Lecehkan Penumpang Perempuan yang Sedang Tidur Dalam Perjalanan dari Sorowako – Makassar

ILUSTRASI. Korban tertidur saat dilecehkan di atas bus oleh kondektur Bus Bintang Zahira dalam perjalanan dari Sorowako menuju Makassar, Sabtu 18 Juli 2026.

Pihak keluarga korban juga meminta manajemen PT Bintang Zahira Trans tidak lepas tanggungjawab terkait dugaan pelecehan penumpang di atas bus miliknya. “Pihak manajemen Bus Bintang Zahira tidak bisa lepas tanggungjawab. Sebab kejadian itu terjadi di atas bus milik mereka. Coba andaikan terjadi hal-hal yang lebih parah lagi. Ini tentu saja membut penumpang tidak nyaman dan tidak merasa aman di atas bus,” tegas Asriel salah satu paman korban.

“Minimal mereka melakukan evaluasi terkait prilaku crew bus agar penumpang bisa nyaman menggunakan jasa mereka. Termasuk CCTV di atas bus harus aktiv agar seluruh kegiatan di atas bus bisa terpantau dsn bisa mendeteksi kejadian di atas bus. Jangan CCTV hanya jadi pajangan,”  tambahnya.

Sementara itu informasi yang diterima media ini dari sejumlah crew bus di perwakilan tempat mangkal bus antar daerah menyebut pelaku yangbdiduga bernama Jhon sudah berkali-kali dipecat dari bus tempat dia bekerja. Pasalnya pelaku sering melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap penumpang.

“Sudah berapa kali dia itu dipecat dan pindah-pindah kerja di bus karena sering menganggu dan membuat penumpang tidak nyaman,” ungkap salah satu kondektur yang diamini crew bus lainnya.

Sementara itu dari pihak manajemen PT Bintang Zahira Trans yang dihubungi media ini mengaku tidak tahu menahu soal prilaku kondektur di atas bus. Pihak manajemen melimpahkan seluruh persoalan ke sopir.

“Mungkin bisa ke sopir dan kondektur yang lain. Atau ke penumpang yang ada dalam bus,” kata salah seorang yang mengaku  mengatur managemen perusahaan saat dihubungi via WhatsApp.

Lelaki yang tak mau menyebut namanya itu mengaku pihak managemen memanggil driver untuk dimintai keterangan terkait ulah bejad kondektur Bus Bintang Zahira.

“Beberapa kasus jika kondektur atau driver melakukan tindakan diluar SOP perusahaan maka sanksinya pemecatan,” katanya.

Terkait ulah cabul sang kondektur pihak manajemen PT Bintang Zahira Trans
meminta keluarga korban melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. “Laporkan saja ke pihak berwajib. Biarkan nanti proses berjalan . Kalau salah yah di pidanakan saja crew itu. Kami tidak membela yg salah,” ujarnya.(tim lacak infosulsel.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan