INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indionesia (DPR-RI) dari Partai Gerindra, Azikin Sholtan prihatin dengan kondisi kontingen pramuka asal Kabupaten Jeneponto yang terlantar saat mengikuti Raimuna Nasional (Rainas) ke XI, 13-21 Agustus 2017 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
“saya sangat prihatin dengan kondisi mereka. Sebagai organisasi yang membawa nama baik daerah, mereka seharusnya diperhatikan dengan baik,” kata Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu melalui Whatsaap, Senin (21/8/17).
Lanjut mantan Plt Bupati Kabupaten Bulukumba itu, kabar keterlantaran kontongen pramuka asal Kabupaten Jeneponto diketahui dari sejumlah media online, selain itu itu juga datang dari sejumlah kolega, bahkan dia diminta untuk memberikan bantuan agar kontingen dipulangkan.
“infotmasi yang saya dapat, mereka tidak ada untuk biaya pulang ke Jeneponto. Sementara beberapa peserta sudah ada yang jatuh sakit dan harus mendapat perawatan intensif dirumah sakit. Sebagai orang tua yang ada disini, tidak ada kata tidak bisa untuk membatu memulangkan kedaerah,”ujanya.
Legislator dari Daerah Pemiliahan (Dapil) Sulsel I itu yang meliputi, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar menilai pelajar yang seyogyanya kembalai masing-masing ke sekolah untuk melanjutkan pendidikan dengan rasa tenang dan bangga, bukan dalam kondisi yang tidak sehat. ” semoga semua peserta ini mendapat kesuksesan dan tentunya dalam keadaan sehat,” Harapnya.
Sementara itu Nurhayati Amira mengatakan Pemerintah Daerah Jeneponto tidak menyiapkan anggaran, padahal jauh sebelum pelaksanaan kegiatan, sudah mengajukan proposal dana hibah untuk biaya selama kegiatan. ” 33 orang kontingen pramuka dari Jeneponto yang terlantar,” ujarnya.
Lanjut dia, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jeneponto yang dihubungi beralasan jika dana hibah untuk kegiatan nasional tidak cair dengan alasan belum adanya Peraturan Bupati (Perbub) sebagai petunjuk teknis (Juknis) yang mengatur lebih detail.
“Tidak adanya kejelasan bantuan dana hibah itu, sehingga peserta pramuka yang mewakili Kabupaten Jeneponto belum ada kepastian pulang, padahal acara berakhir besok,” ujarnya.
Penulis : Herman
Editor : Anwar





