INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — PSM Makassar dan Uki Nugraha seakan tak bisa dipisahkan. Di mana PSM berada di situ Daeng Uki selalu ada. Hadir memberi semangat kepada tim kebanggaannya. Rambut mohak yang dicat berwarna terang, menjadi ciri pentolan suporter Laskar Ayam Jantan (LAJ) ini.


Baginya tak ada kata lelah. Dalam kondisi sakitpun ia berusaha sekuat tenaga untuk berdiri, berteriak, berjingkrak demi memberi semangat sekaligus menjadi kreator di pinggir lapangan.
Ya, Daeng Uki, memang bukanlah pemain bola yang sesungguhnya. Namun perannya sebagai pemimpin suporter yang anggotanya ribuan orang tak bisa dipandang sebelah mata.
Tanpa Uki dan kawan-kawan sebagai pemain ke-12, PSM tidak ada artinya. Tanpa kehadiran ayah satu ini di stadion, PSM seakan kehilangan satu roh. Tribun penonton seakan senyap.

Kecintaanya terhadap PSM tak bisa diragukan lagi. Ia adalah gambaran nyata dari sosok Capo Tifoso (Pemimpin Suporter) sejati.
Karena keciantaanya itu pula sampai putra semata wayangnya ia beri nama Jayalah PSM Rezky Ilahi.

“Saya memang tidak punya pangkat, saya tidak punya harta yang akan saya wariskan. Tapi ada satu yang saya banggakan dan akan saya wariskan kepada anak cucu saya nanti yakni, PSM Makassar,” tegas Daeng Uki.
Foto dan naskah : Sri Syahril/INFOSULSEL.COM










