INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sejumlah pengharagaan tak henti-hentinya diberikan kepada Pemerintah Kota Makassar. Setelah Piala Adipura untuk yang ketiga kalinya diraih Makassar, kini tiga pengharagaan sekaligus kembali hinggap ke ibukota Provinsi Sulawesi Selatan ini.
Salahsatu dari tiga penghargaan itu adalah Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto pada saat menghadiri acara syukuran peringatan HUT RI ke-72 Kecamatan Panakkukang di CV Dewi, Kamis (24/8/2017) malam.
‘’Besok (Jumat, 25 Agustus 2017) saya mewakili masyarakat Makasar menerima penghargaaan langsung dari Presiden RI di Kota Surakarta. Ada tiga penghargaan sekaligus yang diterima Makassar,” sebut Danny Pomanto di hadapan ratusan warga yang memadati acara tersebut.
Penghargaan tersebut diserahkan Presiden Joko Widodo bertepatan pada Pembukaan Kegiatan Pelan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental di Kota Surakarta.
“Sebenaranya ada tiga penghargaan begengsi nasional yang dianugerahkan ke kota Makassar. Tapi yang saya wajib hadiri di Solo (Surakarta) karena pak Presiden yang menyerahkan langsung,” ungkap Danny.
Penghargaan ini diberikan berkat salah satu program Danny di bawah Dinas Kesehatan Kota Makassar yang mencetuskan Lorong Sehat (Longset). Longset adalah lorong binaan Dinas Kesehatan Kota Makassar yang secara teknis dikerjakan oleh Puskesmas bersama masyarakat. Lorong-lorong tersebut mempunyai pendataan kesehatan (PHBS, Keluarga Sehat, Stiker Baduta (jika ada balita di bawah 2 th), Stiker P4K (jika ada yang hamil), kartu rumah sehat, stiker bebas jentik), lingkungan yang bersih, hijau serta perubahan perilaku kesehatan pada setiap anggota keluarga.
Di waktu bersamaan, Makassar juga dinobatkan sebagai “PR Indonesia Best Communicator 2017 kategori Wali Kota.
Penghargaan ini diberikan PR Indonesia bekerjasama Perusahaan Media Monitoring, Indonesia Indicators. Penghimpunan data dilakukan sejak 1 Januari – 30 Juni 2017 untuk mencari sosok pemimpin yang paling banyak mendapat pemberitaan positif di 13 media cetak mainstream nasional.
Media cetak dimaksud adalah Harian Kompas, Rakyat Merdeka, Bisnis Indonesia, Suara Pembaharuan, Investor Daily, Indo Post, Koran Tempo, Jawa Pos, Majalah Tempo, Koran Sindo, Media Indonesia, Republika, dan The Jakarta Post.
Hadir menerima penghargaan ini Sekda Kota Makassar Andi Baso Amiruddin di Ballroom Hotel Gesha, Jl. Gejayan, Yogyakarta.
Penghargaan lainnya yaitu Baznas Award 2017. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan penganugerahan ini atas dukungan Wali Kota Makassar terhadap Baznas, baik dari aspek regulasi, pendanaan, dan fasilitas terkait pengelolaan zakat.
Danny sendiri ditetapkan sebagai Wali Kota penerima Baznas Award 2017 kategori kepala daerah pendunkung zakat. Penghargaan diserahkan di Gedung HM. Rasjidi, Kementrian Agama RI, Jl. MH ThamrinJakarta Pusat. Asisten 2 Pemkot Makassar Kusayyeng hadir mewakili wali kota menerima penghargaan tersebut.
“Inilah prestasi yang kami persembahkan untuk kota Makassar, yang tentu karena adanya kerja sama dan partisipasi masyarakat dari berbagai elemen. Salah satu yang paling berat dari sebuah prestasi adalah mempertahankannya. Karena itu jangan biarkan Makassar mundur lagi. Makassar harus dua kali tambah baik,” kuncinya.
Penulis : Aril





