INFOSULSEL.COM, BANTAENG– Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu timur Kamarullah Rahman mengajak tiga orang pejabat kelurahan dan sebanyak 14 Kepala Desa untuk belajar cara pengolaan sampah seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bantaeng.
“Kunjungan kami ke Bantaeng untuk mempelajari pengelolaan sampah . Kita ketahui bersama bahwa Bantaeng benar-benar bersih dan berhasil mengelola sampah dengan baik. Apa yang bagus disini akan kita terapkan disana dengan menyesuaikan kondisi daerah kami.,”kata Kamarullah di Bantaeng, Rabu (23/8).
Dia menilai pengelolaan sampah yang ada di Bantaeng sangat berbeda dengan daerah lainnya. Antara lain dengan adanya puluhan jenis tong sampah yang di sediakan oleh Pemkab Bantaeng untuk sampah organik dan non organik, basah, kering dan lainnya
“jika daerah lain hanya dua, di Bantaeng lebih dari itu, bahkan tomg sampah disepanjang jalan sangat berdekatan sehingga masyarakat tidak kesulitan membuang sampah,”akunya.
Adanya Kabupaten Bantaeng yang berlangganan dengan piala adipura, maka menurutnya Pemkab yang ada di Sulsel tidak perlu keluar dari Sulawesi Selatan untuk belajar mengenai sampah ” Ngapain kita ke jawa, mau lihat contoh yang baik cukup ke bantaeng saja,”katanya sambil memuji polesan Nurdin Abullah itu.
Senada dengan sekeretaris desa Lakawali Luwu timur Slamet Atrianto mengatakan bahwa jika lingkungan hidup di Bantaeng itu bersih dansaatnya kesempatan dapat belajar di kabupaten bantaeng” saya akan terapkan mengenai orintasinya dari pengolahan sampahnya, pengeloaan disni benar-benar baik,”sebutnya
Sementara sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab, mengatakan kebersihan itu tidak akan pernah terwujud jika tidak ada sistem yang baik.” semua yang ada ini karena sistem yang jalan,”sebutnya.
Penulis: Vina
Editor : Anwar





