Pemkab Paser Tertarik Adopsi Inovasi Nurdin Abdullah di Bantaeng

IFOSULSEL.COM, BANTAENG– Sentuhan tangan dingin Nurdin Abdullah dalam membangun Kabupaten Bantaeng selama kurang lebih sembilan tahun lamanya banyak dijadikan sebagai inovasi oleh kepala daerah di Indonesia. salah satunya, Pemerintah Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur yang ingin daerahnya sama yang dilakukan Nudin Abdullah di Bantaeng.

Wakil Bupati Paser, Mardikansyah saat melakukan kunjungan di Bantaeng secara terang-terangan mengakui pola pembangunan infrastruktu dan pengembangan pertumbuhan ekonomi.

Bacaan Lainnya

“terus terang, maksud kedatangan kami untuk belajar beberapa hal, terutama tentang penataan kota, cara mengatasi banjir, pertanian dalam arti luas, serta pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan,” Wakil Bupati Paser Mardikansyah di Bantaeng, kemarin.

Dia menilai apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bantaeng tidak hanya besar di media sosial (medsos) ataupun media elektronik dan media massa. bukti nyata, pembangunan Bantaeng, lanjut dia tersedianya sarana untuk masyarakat. “fasilitas sosial, berupa layanan kesehatan sangat aktif, selain itu fasilitas umum dan fasilitas sosial telah terbangun merata,” pujinya.

Senada dengan Mardikansyah, Ketua DPRD Kabupaten Paser, Kaharuddin mengatakan Bantaeng sangat cocok untuk menjadi tempat belajar bagi pemerintah daerah yang tertinggal. “apa yang saya lihat ini tidak mudah dilakukan, ini ada karena pemimpinnya berkualitas sehingga mampu menjadikan daerahnya sebagai kota juara,”tuturnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Bantaeng, Syamsul Suli yang mewakili Bupati Bantaeng menjelaskan jika awal kepemimpinan Nurdin Abdullah langsung disambut dengan genangan dan banjir kiriman dari wilayah pegunungan. musibah itu, lanjut dia dijadikan sebagai potensi Nurdin Abdullah untuk membangun Bantaeng, sebab saat itu ada kecamatan belum dialiri air bersih. “jadi pak Bupati awalnya membangun cekdam untuk mengatasi banjir yang kerap melanda masyarakat, dari dulunya air yang terbuang sembarangan kini menjadi dimanfaatkan oleh petani,” katanya.

Turut hadir pada acara penerimaan tersebut yakni para Pimpinan OPD terkait,yakni, Kepala BKPSDM, H. Asri Sahrun yang juga menjabat sebagai plt. Dinas Kesehatan Bantaeng, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, H. Muh. Rasyid, Sekretaris Dikbud, Basri, Sekretaris PPKB, Abdi Syam, dan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Budi Taufik.

 

Penulis : Vina 

Editor :Anwar

Pos terkait