INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–Guna meningkatkan produktivitas dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan pertanian, Dinas Ketahan Pangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura Sulsel kmbali melakukan sosialisasi pembuatan pupuk organik di Hotel Grand Imawan Makassar sejak 14 hingga 16 September mendatang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan TPH Sulsel Fitriani, mengatakan pelatihan ini agar masyarakat lebih memahami cara mengelolah hasil pertanian menjadi pupuk organik yang manfaatnya sangat besar untuk masyarakat.
” selain pembuatan pupuk organik, kita juga akan kembangkan pola budidaya tanaman juga harus ada pada konsep Pertanian,” kata Fitriani di Makassar, Jumat (15/9).
Pendidikan pembuatan ini, lanjut dia akibat adanya dampak dari penggunaan pupuk yang menggunakan zat kimia, diantaranya mempengaruhi hasil panen tanaman. Untuk awal-walnya kadang hasil panen snagat berhasil, namun setelah terlalu sering menggunakan maka secara alami mengalami penurunan baik dari segi hasil maupun kualitas panennya.
Senada dengan Kepala Seksi Pupuk dan Pestisida Dinas Ketahanan Pangan TPH Maria Magdalena. menurut dia, penggunaan pupuk organik, jauh lebh baikdari pada pupuk kimia. Selain hasil panen yang terus meningkat, juga kwalitas buah semakin baik.
” pelatihan ini agar bahan dasar pupuk organik tidak terbuang begitu saja, namun terus dimanfaatkan oleh petani secara berkesinambungan,” kata dia.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti sebanyak 40 peserta yang terdiri dari kelompok tani dan gapoktan dari Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Maros, Gowa dan Pangkep.
“Alhamdulillah, respon petani cukup positif dalam mengikuti materi pada kegiatan ini karena mereka semakin mengerti arti pupuk organik serta bahaya jangka panjang pupuk kimia yang selama ini digunakan di lahan pertanian mereka. Tanah pertanian sudah rusak, oleh karena itu harus dipilih dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia. “kata ,Humas Dinas Ketahanan Pangan TPH Sulsel, Andi Achmad Mulya.
Penulis : Herman
Editor : Anwar





