INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Pengurus Badko HMI Sulsel menggelar ngobrol politik dengan tema Tiga Tahun Jokowi-JK=Nawacita Untuk Siapa?. Acara tersebut di gelar di sebuah warkop di Jalan Boulevard Makassar,Sabtu (21/10/2017).
Dalam kegiatan tersebut hadir sebagai pembicaRa yaitu , Indira Mulyasari Paramiastuti, Irwan Muin, dan DFirdaus Muhammad.
Indira sebagai politisi Nasdem Makassar menyebutkan partai Nasdem yang mendukung pemerintah meyebutkan kepemimpinan Jokowi-JK telah mampuh meningkatkan perekonomian rakyat.
“Stabilitas pangan terjaga secara ekonomi saya melihatnya sangat terjaga di lingkungan masyarakat. Di sektor pembangunan sudah di rasakan masyarakat pinggiran. Artinya saya melihat sangat memuaskan rakyat,”ujar Indira.
Sementara pengamat politik Firdaus Muhammad memaparkan kepemimpinan Jokowi-JK cenderung stabil dari sektor pertanian.
“Tata kelolah pemerintahan Jokowi-JK tercendurung stabil. Progres kementrian pertanian sangat memacu pertumbuhan pertanian Nasional,”bebernya.
Firdaus menambahkan revolusi memtal sebagai nawacita Jokowi-JK tidak maksimal dalam pemberantasan korupsi dan narkoba di Indonesia.
“Revolusi karakter atau mental pejabat negara belum bisa mengurangi korupsi di pemerintahan Jpkowi-JK.. Pemimpin kebinekaan di era Jokowi-JK paling gaduh seperti yang menimpah Ahok di pilkada Jakarta,”tambahnya.
Firdaus juga menyinggung Jokowi tidak melibatkan JK dalam pengambilan kebijakan di dalam membangun tata pemerintahan.
“Di pemerintahan seakan-akan JK tidak di libatkan dalam menentukan kebijakan Nasional. Dari segi Revolusi mental dalam menjalankan tugas pejabat, ssaya meniilai keduanya gagal dalam menjakankan revolusi mental itu karena banyakanya para pejabat terindikasi korupsi dan pengguna narkoba.
Saya bangga
Sementara pengamat hukum LBH KAHMI ,D Irwan Muin mengatakan lembaga legislatif tidak maksimal dalam mengawal pemerintahan Jokowi-JK.
“Presiden leluasa menjalani wewenangnya karena lembaga legeslatif tidak optimal dalam menjalankan fungsinya dalam mengawal kebijaka kepala negara,”jelasnya.
Penulis : Wawan
Editor : Anwar





