Mengejar Poin Maksimal di 7 Laga Sisa

Gelandang PSM William Jan Pluim berusaha merebut bola dari kawalan pemain Borneo FC.(FOTO: ARIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – PSM Makassar akan melakoni laga away pertama di tiga laga away Liga 1 2017, Minggu (8/10/2017) sore. Lawan yang dihadapi  Borneo FC di Stadion Sigiri, Samarinda, Kalimantan Timur.  Demi memenuhi ambisi juara, Juku Eja menargetkan hasil maksimal di tiga laga tandang partai sisa sebelum kompetisi benar-benar usai.

‘’Empat laga tandang, kami yakin bisa mengamankan 12 poin. Tapi, ditiga partai away yang masih tersisa tetap jadi prioritas kami. Kalau bisa mengamankan hasil maksimal di tiga partai away, saya kira kans menuju juara bisa terwujud,” jelas pelatih PSM, Robert  Alberts sebelum terbang ke Markas Borneo FC di Sigiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Bacaan Lainnya

Namun jalan terjal menghadang Pasukan Ramang menuju tangga juara. Sebab tiga tim yang akan dihadapi merupakan tim-tim kuat di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Di laga away pertama dari tiga sisa laga tandang sebelum akhir musim kompetisi, PSM akan dijamu Borneo FC di pekan ke-28 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (7/10/2017).

Sebagai tuan rumah, Borneo tentu tak mau dipecundangi di kandang sendiri. Apalagi tim besutan Iwan Setiawan ini butuh tambahan poin untuk mengatrol posisinya. Saat ini Pusamania Borneo FC yang baru bermain di pekan ke-26 beradi urutan ke 11 dengan 36 poin.

Laga berikutnya Hamka Hamzah dan kawan-kawan akan menghadapi lawan yang lebih berat lagi yakni Bhayangkara FC pada 19 Oktober.  Sebagai pemuncak klasemen sementara pasukan The Guardian tentu tak ingin membuang kesempatan. Apalagi kesempatan juara sudah di depan mata.

Away pamungkas akan dihadapi PSM saat menghadapi Barito Putera pada 29 Oktober di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Hasil seri 1-1 di Makassar pada pertemuan pertama pada pekan ke-15, (18/7/2017 ) menjadi pelajaran bagi anak asuh Robert Alberts untuk berhati-hati menghadapi anak asuh Jacksen Tiago.

Namun Robert maupun CEO PT PSM, Munafri Arifuddin tetap optimis potensi menyalip Bhayangkara FC di puncak klasemen bisa saja terwujud. Apalagi jika tiga laga away dan empat partai kandang bisa dimaksimalkan. Masing-masing menghadapi Persib Bandung, Persiba Balikpapan, Bali United dan Madura United.

“Kita fokus cuma untuk laga kedepannya. Saya tidak ingin melihat jauh-jauh. Kita selesaikan satu laga dulu, lalu memikirkan laga lainnya,” kata Robert.

Juku Eja saat ini berada di posisi tiga klasemen sementara Liga 1 2017. Koleksi poinnya 52. Jumlah yang sama diraih peringkat kedua klasemen sementara   Bali United. Pasukan Ramang hanya kalah head-to-head. Atau selisih empat poin dari pemuncak klasemen, Bhayangkara  FC.

Robert belum mau mengkalkulasi berapa poin yang mesti diraih dan laga mana yang mesti diwaspadai. Ia konsentrasi ingin meraup poin maksimal di tiap pertandingan PSM.

Namun pelatih berpaspor Belanda itu menegaskan, PSM menjadi ancaman serius bagi kontestan lainnya. Apalagi tim besutannya sama sekali belum terkalahkan di putaran kedua.

‘’Di putaran kedua kami bermain bagus. Kami sama sekali belum  terkalahkan. Apalai lini depan kami banyak membuat gol. PSM tentu menjadi ancaman serius bagi tim lain yang akan berburu juara,” tegas pelatih yang membawa Arema FC juara musim 2010.

 

Penulis : Aril

 

Pos terkait