INFOSULSEL.COM, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan akhirnya terdegradasi ke kasta kedua Liga Indonesia. Kekalahan terakhir diderita saat dipermalukan 3-4 oleh Madura United di Stadion Batakan, Minggu (29/10/2017), kemarin.
Turun dari Liga 1, tim Beruang Madu harus gigit jari. Namun bukan berarti tak ada pemain bagus di skuad yang diasuh Hariyadi itu.
Jika dilihat dari produktivitas gol, empat pemain inilah yang wajib “diselamatkan”.
Marlon Da Silva, misalnya. Sempat memperkuat Mitra Kukar sebelum terbang ke Balikpapan bergabung bersama Iqbal Samad dan kawan-kawan. Pemain depan asal Brasil ini menjadi top scorer Persiba musim 2017. Dari 24 penampilan, dia telah mengoleksi tujuh gol.
Pemain lainnya adalah Anmar Almubaraki. Sempat bakal didepak Persiba, pemain berusia 26 tahun asal Irak ini menunjukkan kapasitasnya. Berposisi sebagai gelandang, pemain yang berstatus marquee player ini telah mencetak tujuh gol dari 27 penampilan.
Demikian halnya dengan Bijahil Calwa. Penyerang murni ini menjadi satu-satunya pemain lokal yang paling subur dibanding lainnya. Pemain asal Bojonegoro ini menyumbang empat gol dari 22 penampilan.
Pemain asing lainnya Srdjan Lopicic. Bergabung dengan Persiba pada putaran kedua Liga 1, eks pemain Arema FC ini tampil baik bersama Berung Madu. Meski telah berusia 33 tahun, pemain asal Montenegro ini tetap menampilkan kualitas bagus.
Berposisi sebagai gelandang, dia telah mencetak empat gol dari 14 penampilan. Selama di Balikpapan aksi playmaker ini cukup ciamik.
Keberuntungan sedang tidak berpihak bersama Persiba di Liga 1 musim ini. Meski diperkuat sejumah pemain berkualitas, mereka harus rela terjungkal dan berkompetisi pada kasta kedua Liga Indonesia musim depan.
Kubu Persiba menyesalkan terjadinya hal ini. Mereka hanya bisa pasrah menerima kenyataan. “Ini akhir yang pahit bagi kami. Sedikit peluang lolos dari degradasi, justru sirna oleh kelengahan pemain sendiri,” ujar manajer Persiba, Bambang Suhendro sepertin dikutip di ligaindonesia.co.id.
Penulis : Aril





