Pelaku Teror Bom Gubernur Sulsel Ditangkap Densus 88 di Lutim

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di atas panggung pada acara Partai Golkar beberapa waktu lalu.(DOK)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Detasemen Khusus 88 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengamankan Bakri di kabupaten Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan, Selasa (24/10/2017) sekitar pukul 07.00 Wita.

Pria kelahiran 15 Mei 1975 ini buronan kasus dugaan teroris yang mencoba membom Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo pada 2012 silam. “Sekarang tersangka dalam perjalanan ke Makassar. Dia akan diterbangkan  ke Jakarta,” ucap Juru bicara Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, Komisaris Besar (Kombes) Dicky Sondani, Selasa.

Bacaan Lainnya
Ini foto terduga teroris yang diduga terlibat dalam kasus pelemparan bom rakitan saat acara Partai Golkar yang dihadiri gubernur Sulsel 2012 silam.(DOK)

Bakri merupakan warga Kelurahan Paccerakang Kota Makassar. Ia ditangkap di Desa Tinampu Kecamatan Towuti, Lutim.  Teroris ini menjadi DPO sejak tahun 2012 lalu,” tutur Dicky.

Selain Bakri, polisi juga mengamankan istrinya berinisial RL.  Meski sudah diamankan namun Kombes Dicky tidak menyebutkannya peran Bakri. Ini karena kasus ini ditangani Mabes Polri. Namun pelaku disebut-sebut sebagai penyuplai bahan peledak untuk pelaku lain bernama Awaluddin Nasir yang melemparkan bom ke arah gubernur, tapi gagal meledak.

Penangkapan terduga teroris di Sulsel ini, hampir bersamaan dengan yang diamankan oleh Densus 88 di Riau.

Kasus bom ini terjadi saat Syahrul Yasin Limpo tengah berada di atas panggung pada acara “Gerak Jalan Santai” peringatan HUT Partai Golkar ke-48 di Tugu Mandala, Makassar. Beruntung, SYL yang saat itu masih menjabat Ketua DPD Golkar Sulsel menghindar dan tidak mengalami cedera. Bom yang diarahkan juga tidak meledak karena sumbunya tidak menyala.

Pelaku yang diketahui bernama AW (25) saat itu sempat diamankan pihak kepolisian setelah babak belur dihajar massa. Pelaku melempar sebuah benda yang diduga bom dari pipa paralon seberat 200 gram. Dalam pipa berisi sebuah paku 5 sentimeter, 40 paku berukuran lebih kecil, dan serbuk bahan peledak. Bom rakitan ini mirip bom jaringan teroris di Poso.

 

Penulis : Aril

Pos terkait