INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Deklarasi pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) dihadiri ribuan orang di Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (22/10/2017).
Sejumlah petinggi partai mulai Partai Amanat Nasional (PAN), disusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerindra serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara berurutan memberikan rekomendasi secara resmi.
Nurdin Abdullah pada kesempatan itu memberikan motovasi kepada massa pendukungya untuk bergerak cepat, mengingat telah dilaksanakan deklarasi sebagai bentuk keseriusan maju menjadi kontestan pada Pemilihan Gubernur Sulsel 27 Juli 2018.
Sejumlah pimpinan partai yang ikut dalam deklarasi itu diberikan kesempatan untuk menyampaikan orasi politiknya kepada pendukung pasangan NA-ASS tersebut. Namun ketua DPOW dari PAN Sulsel bersama jajarannya tidak terlihat hadir dalam deklarasi itu.
Jumlah kursi dalam koalisi besar ini mencapai 31 kursi dari persyaratan KPU minimal mendapat dukungan 11 kursi untuk maju menjadi calon. Kursi terbesar dimiliki Gerindra 11 kursi, disusul PAN sembilan kursi, PKS enam kursi dan PDI-P lima kursi.
Kepada wartawan Nurdin Abdullah mengatakan, deklarasi ini merupakan langkah awal pelaksanaan Pilgub. Selain itu empat parpol telah resmi menyerahkan rekomendasinya. Sehingga diperlukan sinergitas untuk memenangkan pertarungan.
“Kami harap ini harus bersinergi. Hanya ini yang bisa dilakukan untuk memudahkan kerja-kerja politik. Animo masyarakat begitu tinggi menghadiri deklarasi dan saya sangat terharu. Ini modal untuk kita,” katanya di posko pemenangannya jalan H Bau Makassar.
Saat ditanyakan empat partai pengusung minus satu pimpinan PAN tidak hadir karena diketahui telah mendukung pasangan lain, dirinya beralasan bahwa ketidakhadirannya bukan berarti dukungan berubah.
“Saya dulu di Bantaeng juga didukung PAN. Yakinlah PAN akan solid. Jangan lihat ketidakhadiran pimpinannya. Kan ada yang mewakili. Tidak usah ragu, dukungan PAN akan tetap,” kata Bupati Bantaeng dua priode ini.
Soal dua partai sisa, Demokrat dan Hanura, Nurdin akan mengembalikan ke parrai masing-masing.
Penulis : Aril





