
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Setelah 17 tahun puasa gelar kini saatnya PSM Makassar harus juara. Peluang itu terbuka lebar setelah Bhayangkara ditahan imbang 1-1 oleh Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, pada pekan ke-33, Jumat (3/11/2017).
Hasil ini memang tidak menggoyahkan skuat asuhan Simon McMenemy di posisi puncak klasemen sementara. Hanya saja tambahan satu poin yang diraih tidak mampu memperlebar jarak dengan dua pesaingnya beratnya, PSM dan Bali United dalam berburu gelar juara.
Bali dan PSM saat ini sama-sama memiliki 62 poin. Di klasemen keduanya berada di urutan 2 dan 3. Tiga tim papan atas juga sama-sama menyisakan dua pertandingan sebelum kompetisi benar-benar usai.
Hanya saja peluang Pasukan Ramang lebih diuntungkan. Sebab dua partai sisa keduanya dilakoni di Stadion Mattoanging, Makassar. Partai paling dekat menjamu Bali United, Senin (6/11) pekan depan. Lalu menyusul Madura United, Minggu (12/11) di pekan yang sama.
PSM wajib memenangi kedua laga sisa ini jika serius ingin juara. Sebab di pekan ke-34 Bali United akan menjamu tim yang sudah pasti terdegradasi, Gersik United di Stadion I Wayan Dipta Minggu (12/11). Sementara Bhayangkara FC, selain masih punya satu laga tunda skuad asuhan Widodo C Putro ini akan melakoni laga kandang melawan Persija Jakarta.
Di klasemen sementara Macan Kemayoran berada di posisi 5 dengan poin 58 hasil dari 33 partai. Mereka sudah tidak berharap juara. Sebagai tuan rumah Bali dan Bhayangkara tentu sama-sama ingin menang untuk menjaga asa juara.
Ketatnya persaingan di papan atas jelang akhir kompetisi membuat para mentor dan manajemen, tegang. Tak terkecuali PSM yang sudah 17 tahun puasa juara.
‘’Jangan pikir yang lain dulu. Semua harus fokus di dua pertandingan sisa lawan Bali dan Madura. Kita harus memenangkan dua partai ini kalau ingin juara,” tegas mantan Ketua PSSI, Nurdin Halid saat menghadiri acara perayaan HUT PSM ke 102 di pelataran parkir Trans Mall, Jumat (3/11) malam.
Untuk semakin memotivasi pemain Nurdin berjanji akan memberikan bonus jika Hamka Hamzah dan kawan-kawan mampu mengalahkan Bali United, Senin lusa.
Pelatih PSM, Robert Alberts harus memutar otak untuk bisa mewujudkan tiga poin pertama di dua sisa laga. Latihan pun diintensifkan. ‘’Harus fokus. Saya meminta pemain berpikir cepat untuk mengambil keputusan ketika memegang bola,” tegas pelatih berkebangsaan Belanda ini.
CEO PSM Munafri Arifuddin, merasa optimistis harapan menjuarai komptisi musim ini dapat terwujud. Potensi PSM kembali ke era kejayaan semakin terbuka lebar. “Insya Allah kita bisa juara,” ujar Appi, sapaanya dengan suara bergetar.
Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina menyebut soal juara, tergantung hasil dua laga sisa dan hasil pertandingan tim lain. Apalagi 17 tahun lamanya PSM puasa gelar.
”Manajemen dan tim tidak mau jumawa. Semua akan berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik di sisa laga ini. Apalagi sudah 17 tahun kita menaruh harapan besar tahun ini bisa juara, ” tegas Wina, sapaanya, Sabtu (4/11).
Penulis : Aril





