INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pasangan bakal calon (Balon) walikota dan wakil walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmI) menempuh jalur perseorangan di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2018.
Pasangan ini secara resmi telah mendaftar Rabu (29/11/2017) siang di tempat pendaftaran jalur independen, Hotel Max-One yang disewa KPU Makassar.

DIAmi memutuskan lewat jalur perseorangan ini bukan tidak didukung oleh partai politik. Ada dua parpol yang sudah menyerahkan surat rekomendasinya. Yang pertama Partai Demokrat, lalu menyusul PPP.
Rekomendasi Partai Demokrat diserahkan langsung oleh Sekjennya, Hinca Panjaitan kepada Danny Pomanto, Selasa (28/11/2017) malam di Kantor DPP Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Sementara PPP baru diserahkan Rabu (29/11) pagi di kediaman pribadi DP.

Kedua partai ini memiliki 7 dan 5 kursi di DPRD Makassar. Koalisi dua parpol ini sebeanrnya sudah memenuhi syarat untuk menempuh jalur parpol. Namun, DIAmi tetap komitmen maju bersama dukungan rakyat.

Saat mendaftar DIAmi menyertakan 214 ribu KTP yang diangkut 22 mobil truk berwarna hijau. Jumlah tersebut masih setengah dari jumlah dukungan KTP yang ada. Sisanya masih disimpan dan akan diserahkan jika terjadi kesalahan verifikasi.
“Ratusan ribu KTP dari masyarakat Makassar ini merupakan bentuk dukungan masyarakat yang sangat real,” jelas Danny Pomanto usai menyerahkan berkas ke KPU yang diterima ketua Syarief Amir disaksikan empat komisinoner KPU lainnya.
Danny berharap jalur ini bisa diterima oleh KPU dengan seadil-adilnya demi tegaknya demokrasi di Makassar.
Ketua KPU Makassar Syarief Amir menjelaskan akan melakukan verifikasi terhadap KTP yang diserahkan pasangam DIAmi.
“Kami verifikasi dulu dukungan yang disetor. Kami akan cocokan dengan hardcopy yang diberikan,” kata Syarief.
Untuk jalur perseorangan, KPU Makassar mensyaratkan pasangan balon Walikota menyetorkan minimal 65.500 fotokopi KTP dukungan dari warga.
Penulis : Aril





