INFOSULSEL.COM, MAKASAR — Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikuktura Provinsi Lampung berkunjung ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka studi banding Transplantasi Pengembangan Budidaya Jagung di Sulsel.
Rombongan yang dipimpin Kasi Sereal Dinas Pertanian TPH Lampung, Sahrudin diterima Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel, Muhlis didampingi Kepala UPT BB Tanaman Pangan, Kasi Jagung, Fungsional beserta Humas DKPTPH Sulsel.
Kunjungan ini untuk melihat secara langsung potret keberhasilan Sulsel dalam peningkatan produksi jagung. Selain itu, Dinas Pertanian Lampung juga ingin mengetahui sistem budidaya, agribisnis penangkaran benih jagung KT Julukanae di Kabupaten Takalar.
“Penangkaran benih jagung merupakan salah satu usaha dari aspek budidaya yang dapat dimanfaatkan oleh petani untuk menerapkan sistem agribisnis dalam rangka peningkatan pendapatan,” ujar Iskandar, petani jagung dari Kabupaten Lampung Selatan dalam rilis yang diterima INFOSULSEL.COM, Jumat (9/11/2017).
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel, Muhlis memaparkan sasaran indikatif, luas tanam, luas panen dan produktivitas jagung di Sulsel tahun 2017/2018.
Keberhasilan Sulsel dalam peningkatan produksi jagung tidak terlepas dari kegiatan Tudang Sipulung yang dilaksanakan tiap tahun. Sebagai wadah berkumpulnya para petani dan seluruh stakeholder pertanian.
DKTPH Sulsel di tahun ini terus menggenjot dan menargetkan produksi jagung mencapai 2,9 juta ton atau meningkat sekitar 52,6 persen jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya 2016 sekitar 1,9 juta Ton.
Penulis : Herman
Eitor : Aril





