Kemenangan Sidrap United Dirampok Wasit

Alwi Hasbih, winger Sidrap united berusaha merebut bola dari pemain Persekabpas Pasuruan.

INFOSULSEL.COM, JEPARA — Sidrap United hanya bermain imbang 1-1 saat menghadapi Persekabpas Pasuruan pada lanjutan putaran nasional Liga 3 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis, (7/12/2017).

Meski begitu skuad asuhan Syafril Usman tetap lolos babak 16 besar Liga 3 musim ini. Ini kali kedua Sidrap United meraih hasil imbang. Sebelumnya di tenpat yang sama skuad asal Bumi Nenek Mallomo ini juga berbagi angka 1-1 dengan Persijam Jambi, Selasa (5/12).

Bacaan Lainnya

Di partai kedua ini Sidrap sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Firman dan kawan-kawan terus mengurung pertahanan anak-anak Pasuruan. Namun sampai turun minum tak ada gol yang tercipta.

Di babak kedua, anak-anak Sidrap terus melakukan gempran. Hasilnya, bomber asal Takalar,  Zulfikar Ago mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-51 setelah memanfaatkan umpan Akbar dari sisi sayap. Skor berubah menjadi 1-0.

Memasuki pertengahan babak kedua, petaka menimpa Sidrap United. Sugiarto menerima kartu merah di menit ke-78 setelah melanggar keras pemain Persekabpas Pasuruan.

Persekabpas Pasuruan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada 20 menit jelang berakhirnya pertandingan melalui titik putih. Rico Hardiansyah yang menjadi eksekutor mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik di menit 81.

Di sisa waktu kedua tim saling jual beli serangan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang skor tak berubah tetap 1-1.

Pelatih Sidrap United,  Sjafril Usman mengaku kecewa denga kepemimpinan wasit. Ia memprotes hadiah penalti yang diberikan Persekabpas Pasuruan.

“Saya heran. Tidak ada pelanggaran, tapi wasitnya tunjuk titik putih. Kami merasa kemenangan kami dirampok oleh wasit,” cetus Pappi, sapaan mantan pelatih PSM U-21 ini.

 

Penulis : Aril

 

Pos terkait