INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengunjungi lokasi kebakaran di pemukiman warga Jalan Kandea 2 Llorong 118 C, Kelurahan Bontoala, Kecamatan Bontoala, Jumat (26/1/2018).

Didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, Danny menyusuri lorong-lorong sempit pemukiman padat penduduk itu..
Di dalam lorong sempit Danny Pomanto ikut mengangkat puing-puing bekas kebakaran dibantu warga, Dinas Sosial dan Badan Penanggulan Bencana Daerah yang saat itu tengah membersihkan sisa puing – puing bangunan yang ludes dilahap si jago merah.
Saat mengetahui pemimpin idolanya itu datang bak dikomando warga berduyun-duyun datang. Teriakan Oppoki…Oppoki …pun menggema.
Lorong demi lorong disusuri Danny dan Indira. Keduanya menengok warganya yang menjadi korban kebakaran. Sepanjang lorong yang dilalui, terdengar sorakan ‘Oppoki’ dari warga yang berkerumun.
“Musibah kebakaran kerap menimpa warga kita. Pemerintah kota telah memiliki program Pemadam Kebakaran Lorong atau Pekarong. Nanti kita upayakan menghadirkan Pekarong di lorong – lorong yang rawan kebakaran,” kata Danny.
Saat berkunjung, Danny menyerahkan bantuan berupa peralatan rumah tangga, pakaian perempuan, dan sarung dari Dinas Sosial serta bantuan material bangunan dari Badan Penanggulan Bencana Daerah Makassar.
Danny mengingatkan kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran ini jika setiap musibah yang dialami adalah ujian dari Allah SWT, sabar menjadi pintu untuk melewati ujian itu dengan baik.
Kebakaran di Jalan Kadea 2, Lorong 118 C, Kelurahan Bontoala, Kecamatan Bontoala, Kamis (25/1/2018) sekitar pukul 02.30 WITA. Peristia ini menghanguskan 11 rumah yang dihuni 20 Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah 103 orang.
Sejumlah bantuan telah diturunkan pasca terjadinya kebakaran. Dinas Sosial kota Makassar juga telah mendirikan dapur umum beberapa jam setelah kebakaran terjadi.
Di kawasan ini sudah beberapa kali terjadi kebakaran. Terakhir terjadi Kamis (10/11/2016) malam. Kala itu delapan rumah warga ludes terbakar di Jalan Kandea 3. Kebakaran itu akibat arus pendek listrik.
Penulis : Asri Syahril





