Hari Ini KPU Makassar Gelar Pencabutan Nomor Urut Calon Walikota

Pasangan calon walikota Makassar 2018 Moh Ramdhan Pomanto dan Indira Mulyasari Paramastuti Ilham berlayar di atas perahu Phinis menuju kemenangan. (FOTO: ASRIL SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar akan menggelar pencabutan nomor urut bagi pasangan calon walikota Makassar di Hotel Grand Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (13/2/2018) pagi ini.

Berbeda pada saat penetapan yang hanya dihadiri Laison Officer (LO). Pada tahapan pencabutan nomor urut wajib dihadiri oleh kedua pasangan calon walikota Makassar yang memang telah ditetapkan oleh KPU Senin (12/2/2018) kemarin.

Bacaan Lainnya
“Pasangan calon juga kita undang. Mereka harus hadir. Karena ini merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan,” jelas Ketua KPU Makassar, Syarief Amir kepada INFOSULSEL.COM.
Pasangan calon walikota Makassar, Appi-Cicu.

Pemilihan Walikota Makassar kali ini hanya diikuti dua pasangan calon. Keduanya adalah pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti Ilham (DIAmi).

Pasangan ini maju melalui jalur perseorangan atau independen dengan 117.492 KTP elektronik plus dukungan dari Partai Demokrat Kota Makassar.  Pasanga lainnya yakni Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) yang diusung  10 partai.

Syarif Amir berharap tahapan pencabutan nomor urut ini bisa berjalan dengan aman dan lancar. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan KPU sudah bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk melakukan pengamanan.

“Selain  itu massa masing-masing pendamping calon walikota juga  akan kami batasai masuk ke dalam ruangan pencabutan nomor urut. Maksimal hanya 52 orang. Itu sudah  termasuk para kandidatnya,” tegas Syarief Amir.

Meski demikian, KPU kota Makassar  tidak berhak melarang masing-masing paslon mengerahkan massa saat kegiatan pengambilan nomor urut.

‘’Kami hanya mengimbau kalau bisa tidak mengerahkan massa dalam jumlah berlebihan. Tapi kalau toh itu dilakukan kita sudah sediakan lahan parkiran hotel untuk dimanfaatkan sebagai tempat menunggu masing-masing paslonnya,” ujar Syarif.

Syarif berharap semua tahapan proses Pilkada di Makassar dapat berjalan kondusif. Sehingga dibutuhkan dukungan penuh para paslon untuk bersama-sama menjaga kondisi kamtibmas.

“Kita juga telah berkoordinasi dengan pihak Polrestabes Makassar untuk pengamanan selama proses kedua tahapan itu berlangsung,” jelas mantan wartawan ini.

 

Penulis : Asril Syahril

Pos terkait