Kuasa Hukum KPU Sebut Penetapan DIAmi Sudah Memenuhi Syarat

Marhuma Majid kuasa hukum KPU Makassar.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –Laporan Tim Hukum pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) berkaitan penetapan pasangan Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (Danny-Indira) oleh KPU Makassar dinilai keliru.

Olehnya, KPU Makassar menolak permohonan pembatalan pasangan calon Danny-Indira yang diajukan oleh Tim Hukum Appi-Cicu, Senin (19/2/2018).

Bacaan Lainnya

Kuasa Hukum KPU Makassar, Marhuma Majid mengatakan pasangan DIAmi sudah memenuhi syarat. Tututan yang dilakukan oleh pasangan Appi-Cicu, adalah hal yang keliru.

“Tidak bisa KPU dituntut atas permasalahan yang timbul setelah penetapan pasangan calon. Ini salah, menempatkan KPU sebagai termohon dalam persoalan ini. Karena keputusan KPU tidak ada kaitannya dengan alasan pemohon,”  ujar Marhuma usai sidang sengketa Pilkada di kantor Panitia Pengawas (Panwas) di Jalan Anggrek, Senin.

Dia mengatakan, jika masalah tersebut timbul sebelum penetapan calon, tentu KPU Makassar akan memproses. Akan tetapi permasalahan yang diajukan terjadi setelah penetapan pasangan calon.

“Seandainya sebelumnya , pada proses pencalonan itu sudah di persoalkan, mungkin saja bisa. Ini kan proses sudah dilakukan, ” tambah Marhuma.

Permohonan diniali tidak sesuai dengan Peraturan Bawaslu No. 15 tahun 2017. Menurut Marhuma, seharusnya hal tersebut diselesaikan sejak awal ditataran Panwas.

Ketua Tim Skuadron DIAmi, Maqbul Halim mengatakan gugatan tim Appi-Cicu ke Panwaslu adalah hal yang wajar. Alasannya karena sejak awal rivalnya itu tidak menginginkan Danny-Indira masuk dalam arena pertarungan.

“Terkait gugatan tim ‘pengejar’ Danny Pomanto di Panwas Makassar, itu adalah hal yang wajar,” kata Maqbul melalui keterangan tertulisnya  via Whatsapp, Senin (19/2/2018).

Mantan komisioner KPU Makassar ini menyinggung pasangan Appi-Cicu. Menurutnya, rivalnya terkesan tidak percaya diri melawan Danny-Indira sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Mereka akan gugat apa pun supaya Danny Pomanto tidak melangkah sampai di TPS. Kenapa? Karena mereka tidak percaya diri melawan Danny Pomanto,” tegas politisi Golkar ini.

 

Penulis : Asril

Pos terkait