PSM Berburu Tiga Poin di ‘Puncak’ Marora  

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – PSM Makassar akan melakoni laga away pertama pada pekan kedua Liga 1 2018 menghadapi Perseru Serui. Kedua tim akan berlaga di Stadion Marora, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Sabtu (31/3/2018).

Pelatih PSM Robert Alberts  memboyong 20 anak asuhnya, Kamis (29/3/2018) dinihari tadi. Mereka terbang  via Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Zulkifli Syukur dan kawan-kawan tidak langsung ke Serui. Mereka transit dulu ke Biak.

Bacaan Lainnya

Perjalanan dari Makassar  bisa ditempuh  sekitar 3,5 jam sampai 4 jam. Dari Biak Pasukan  Ramang terbang lagi ke Serui menggunakan pesawat pesawat jenis Twin Otter, pesawat kecil berkapasitas 12 sampai 17 penumpang.  Waktu tempuh sekitar 30 menit menuju Bandar Udara Sudjarwo Tjondronegoro di Kabupaten kepualan Yapen, Serui, Papua.

Dari 20 pemain yang diboyong ke Serui, salah satunya adalah Ferdinand Sinaga. Eks pemain Kelantan FA sudah  dipastikan bisa dimainkan. Kepastian ini menyusul sudah bebasnya pemain bernomor punggung 6 di PSM ini dari skors Komdis PSSI, atas larangan 2 kali bermain pada akhir musim kompetisi musim lalu.

Skors pertama sudah dijalani di pertandingan terakhir  musim lalu. Kemudian skors kedua dituntaskan saat PSM menghadapi laga perdana Liga 1 2018 saat PSM menjamu PSIS di Stadion Mattoanging.

“Sanksi Ferdinand Sinaga sudah selesai. Dia sudah bisa dimainkan saat lawan Perseru,” jelas Andi Widya Syadzwina, sekretaris PSM.

Ferdinand merupakan pemain terakhir yang didaftarkan PSM musim ini. Sebelum ini selama jeda kompetisi dari musim lalu, Ferdinand coba mengadu nasib di Kelantan FA.

Tapi ia hanya bermain di awal kompetisi Liga Super Malaysia. Ia kemudian memutuskan mundur dan kembali bergabung bersama PSM sampai tiga tahun ke depan.

Kembalinya pemain  berusia 29 tahun ini membuat Robert menaruh harapan besar kepadanya untuk bisa membawa pulang tiga poin ke Makassar. Hal itu bukan tidak mungkin terwujud. Sebab musim lalu PSM mampu membuktikan menjadi tim pertama yang mampu menaklukkan keangkeran Stadion Marora di depan para Superman, julukan suporter Perseru Serui.

‘’Tareget kami ke Serui pulang membawa kemenangan,” tegas Robert.

Asa tinggi pun diapungkan Robert.  Apalagi selain Ferdinand, ia juga sudah menghadirkan beberapa pemain baru baik lokal maupun asing.

Nah mampukah PSM mengulang sukses seperti musim lalu menaklukkan tim asuhan I Putu Gede Swi Santoso-Alexander Saununu ini di stadion yang berlokasi di Jalan Mariadei itu? Menarik ditunggu.

Yang pasti asa tinggi juga diapungkan suporter terhadap tim asuhan I Putu Gede Swi Santoso-Alexander Saununu ini. Apalagi mereka juga mendatangkan beberapa pemain baru baik lokal maupun asing.

Masyarakat Serui juga tak ingin lagi tim kebanggananya itu terpuruk seperti di Liga 1 2017 lalu. Perseru nyaris kehilangan tim kesayangannya. Boman Irie Aime dan kawan-kawan nyaris terdegradasi ke Liga 2. Namun, pada akhir kompetisi Perseru akhirnya bisa tetap bertahan di Liga 1 meski harus terseok-seok.

 

Penulis : Asri Syahril

 

Pos terkait