INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Madura United kembali meraih hasil negatif setelah ditaklukkan PSM Makassar dengan skor 0-2. Pada dua pertandingan sebelumnya, anak asuh Milomir Seslija ini hanya meraih satu poin dan kebobolan delapan gol.
“Inilah sepakbola, kami away dua kali melawan tim yang bagus yaitu Persipura dan PSM. Tidak mudah menang melawan PSM, kami kalah tapi kami harus belajar,” ungkap Milo, sapaan akrabnya.
Pada pertandingan tadi, Milo mengakui anak asuhnya keteteran pada babak kedua. Stamina beberapa pemainnya terkuras setelah melewati jadwal padat melawan Persipura Jayapura dan Persebaya Surabaya. Karenanya, Milo mencoba mengganti beberapa pemainnya di pertandingan tadi.
“Pergantian pemain digunakan untuk menaikkan ritme permainan namun tetap tidak merubah hasil. Banyak pemain yang bermain dengan baik malam ini, contohnya Asep (Berlian),” tutur pelatih asal Bosnia tersebut.
Milo menjelaskan situasi yang dihadapi anak asuhnya di bulan ramadhan memang sangat genting. Jadwal yang padat dan lawan-lawan yang dihadapi membuat Greg Nwokolo dkk keteteran dalam segi stamina sehingga berefek pada hasil pertandingan.
“Kami melakukan pertandingan pertama di bulan ramadhan ini away ke kandang Persipura, jarak yang jauh membuat kami keteteran. Namun saya senang karena pemain selalu tampil dengan semangat tinggi,” pungkasnya.
Penulis: Adriyan





