INFOSULSEL.COM,MAKASSAR — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Makassar menggelar aksi berbagi kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Ada ratusan paket lebaran yang dibagi ke kaum duafa jelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah. Paket lebaran ini disebar ke 15 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat yang ada di Makassar untuk didistribusikan.

”Kita bersyukur karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Sebagai bentuk rasa syukur DPC Partai Demokrat Makassar membagi bingkisan lebaran khusus untuk kaum duafa. Agar merata ke semua kecamatan, paket lebaran ini didisitribusikan langsung oleh masing-masing PAC di 15 PAC,” jelas Ketua DPC Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali, Minggu (17/6/2018).

Selain itu, demi meringankan beban masyarakat di tengah himpitan ekonomi yang melanda Indonesia belakangan ini partai besutan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini juga akan menggelar pasar murah.

‘’Pasar murah ini akan digelar setiap tanggal 14. Setiap bulan kami akan gilir di setiap PAC di 15 kecamatan yang ada di Makassar,” timpal Sekretaris DPC Demokrat kota Makasar, Abdi Asmara.
Aksi berbagi tidak hanya dilakukan DPC Makassar. Hal itu yang sama juga dilakukan DPD Demokrat Sulsel. Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe mengaku menyiapkan 2000-an paket yang
dibagi di 50 titik.
‘’Ada 50 titik yang kami sebar. Titik-titik ini kami anggap patut mendapatkan bantuan,” ungkap Ni’matullah belum lama ini.
Pendistribusian ini melibatkan kader Demokrat dengan harapan bantuan tersebut bisa tepat sasaran.
Paket yang diserahkan merupakan kebutuhan dasar yang biasanya akan mengalami kenaikan harga menjelang Ramadhan hingga hari Raya.
“Ini sebagai wujud kepedulian kader Demokrat pada masyarakat. Karena Partai Demokrat juga merupakan bagian dari masyarakat Makassar,” timpal Bendahara DPC Partai Demokrat Makassar, Fatmawati Wahyudin.
Di sisi lain pembagian paket sembako ini sebagai upaya untuk mendekatkan diri pada masyarakat. Sasaran penerima paket berbagi ini adalah masyarakat yang termasuk ekonomi menengah ke bawah.
Penulis : Asri Syahril





