INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Markas Besar (Mabes) Polri menambah pasukan sebanyak 500 personel untuk membantu pengamanan Pilkada serentak khususnya di tujuh daerah yang dianggap rawan di Sulawesi Selatan (Sulsel),
Kepala Biro Operasi Polda Sulsel Kombes Pol Stephen Napiun, menyebutkan, ada ketujuh daerah di Sulsel yang dianggap daerah paling rawan selama pilkada serentak.
Pasukan Brimob tersebut bakal mendukung 10 satuan setara kompi (SSK) milik Polda yang diperbantukan di semua daerah rawan. Masing-masing Polrestabes Makassar, Polres Gowa, Polres Parepare, Polres Jeneponto, Polres Sidrap, Polres Palopo, dan Polres Luwu.
Tingginya kerawanan di tujuh daerah ini, menurut Stephen disebabkan berbagai faktor. Diantaranya adanya potensi konflik antar paslon, dinamika politik tinggi, hingga tata cara penyelenggaraan yang buruk.
“Tingkat kerawanan bisa jadi karena ada potensi konflik antar paslon, ada dinamika politik yang tinggi dan sisi penyelengaraannya, termasuk dugaan kecurangan,” terang Stephen.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulsel, Brigjen Pol Risyapudin Nursin, menjelaskan Polda Sulsel telah melakukan persiapan untuk mewujudkan pilkada damai di Sulsel.
“Alhamdulillah, kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk pengamanan Pilkada dan sekarang tinggal doa dan zikir agar kondisi di Sulsel diberikan rasa aman, damai, lancar dan sejahtera,” tutur Risyapudin.
Penulis : Asril





