INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–Elevated Road atau jembatan layang yang menghubungkan Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone di Desa Samangki Kecamatan Simbang, Maros dibuka Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar, pada Jumat (8/6/2018)
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XIII Makassar, Miftachul Munir mengatakan mulai hari ini elevated road dioperasionalkan hingga H+10.
“Jadi hari ini kita Open Traffic. Open traffic itu maksudnya infrastruktur secara operasional belum bisa digunakan, saat ini kita maksimalkan. Karena dengan adanya mudik lebaran,” katanya.
Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemudik dan mengurangi kemacetan. Makanya elevated road ini di buka selama 17 hari atau sampai pada H+10.
Setelah itu, kata dia, jalan akan kembali ditutup dan dikembalikan ke jalan yang sebelumnya digunakan di jalan lama Poros Camba – Bone.
“Untuk mendukung arus mudik infrastruktur yang bisa disiapkan untuk fungsional kelancaran arus mudik harus di operasionalkan secepatnya, progres ini sudah 87 persen,” sebutnya.
Dia mengurai jembatan ini telah dikerjakan sejak November 2015 dimana kontraknya akan berakhir Juli 2018 mendatang.
“Sesuai kontrak masanya habis Juli 2018 dan akan kita serah terima kan. Namun untuk memudahkan pemudik kita buka sementara dulu selama 17 hari,” katanya
Jembatan layang ini juga menelan anggaran Rp167,6 miliar dengan panjang 1.700 meter. Dia berharap, dengan adanya jembatan layang ini dapat mengurangi angka kemacetan dan kecelakan.
Apalagi disegment ini ada 8 tikungan tajam dan itu dihilangkan. “Jadi kecepan rata-rata kendaraan otomatis mengikuti standar,” katanya.
Penulis: Mirsan
Editor: Yudhi





