INFOSULSEL.COM,MAKASSAR — Pergerakan penumpang arus mudik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sutah) Makassar, Sulawesi Selatan, sejak H-10 hari raya Idul Fitri mengalami peningkatan. Sampai Sabtu (9/6/2018) siang, 40 ribu lebih penumpang yang masuk-keluar bandara dalam kurun waktu 24 jam terakhir ini.
‘’Ada peningkatan penumpang sekitar 20 persen dari periode 2017. Terkait kelancaran, sejauh ini lancar dan tidak ada masalah sama sekali,’’ kata Humas dan Legal Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, I Turah Ariaji, Sabtu (9/6/2018).
Data yang diterima INFOSULSEL.COM, sejak Jumat (8/6/2018) pagi hingga Sabtu hari ini atau selama 24 jam terakhir tercatat 40.455 penumpang yang naik dan turun di Bandara Internasional Sutah. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2017 lalu di hari pertama prediksi puncak mudik.
Pada tahun lalu jumlah penumpang di hari pertama puncak mudik hanya 36.617 orang. Puncak arus mudik di Bandara Suta mulai terasa pada Jumat (8/6/2018) kemarin. Diperkirakan puncaknya terjadi Minggu (10/6/2018). Sementara, puncak arus balik diprediksi terjadi tanggal 22-24 Juni 2018. Diperkirakan terjadi kenaikan 15,1 persen penumpang arus mudik tahun ini dibanding tahun 2017.
“Tahun lalu selama periode lebaran jumlah penumpang 670.255 orang dan tahun ini kami prediksi naik di angka 771.305 orang,” sebut Turah.
Sejumlah maskapai penerbangan juga sudah mengajukan ekstra flight untuk mengakomodir bertambahnya jumlah penumpang yang memesan tiket.
Perkiraan peningkatan arus mudik sekitar 15 persen terhitung sejak H-10 sampai H+1 seperti yang terjadi pada lebaran 2017. Tahun lalu jumlah penumpang sebanyak 407.097 orang. Sementara di periode sama pada 2016 tercatat 339.815 orang, selisih 67.282 penumpang atau meningkat 20 persen.
Sedangkan pada H+1 atau Idul Fitri tahun lalu tercatat sebanyak 31.006 penumpang. Rinciannya, kedatangan 15.832 orang dan keberangkatan 15.174 penumpang. Sementara total penumpang kedatangan maupun keberangkatan pada periode sama 2016 mencapai total 22.981 orang penumpang, dengan persentase 34,9 persen.
Sementara itu pengelola Bandara Internasional Suta, telah membentuk Posko terpadu Angkutan Udara Lebaran PT Angkasa Pura I (Persero) yang mulai berlaku sejak Rabu (6/6/2018). Posko ini akan beroperasi selama 18 hari, mulai 7 Juni–24 Juni 2018.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Cecep Marga Sonjaya, menjelaskan dibading tahun lalu, angka penumpang pesawat tahun ini diprediksi meningkat 10.8 %. Sementara untuk pesawat 15.1% dan kargo diprediksi naik 20.8 %.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, 4 maskapai melakukan penambahan penerbangan atau extra flight, yakni Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, Wings Air, dan Lion Air.
Jika sebelumnya esktra flight hanya sekitar 15 penerbangan saja, maka saat ini mengalami kenaikan hingga mencapai 30 penerbangan yang telah beroperasi mulai awal Juni 2018.
Penulis : Asri Syahril





