APBD 2017, Realisasi Anggaran Dinkes Capai 89,2 Persen

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Realisasi anggaran Dinas Kesehatan Kota Makassar mencapai angka 89,02 persen dengan alokasi anggaran Rp306,44 Miliar dari target sebesar Rp344,22 Miliar di Tahun Anggaran 2017.

Hal itu terungkap pada rapat pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2017, di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, meski memiliki kinerja yang baik, pada rapat yang digelar bersama Badan Anggaran DPRD Kota Makassar, Dinas Kesehatan juga mencatatkan utang beban di tahun anggaran 2017 sebesar Rp12,3 Miliar. Terdiri dari telepon, listrik, air, STNK, RSUD-BLUD, dan biaya-biaya yang masih harus dibayar RSUD

“Kita sepakat jika penggunaan anggaran untuk Dinas Kesehatan dalam rapor kita berikan warna biru. Dengan asumsi bahwa resapan anggaran diatas 90 persen. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertanyakan. Ini masalah utang piutang di Dinas Kesehatan dengan jumlah yang besar,” kata anggota Banggar Mudzakkir Ali Djamil.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga mencatatkan piutang di RSUD Daya yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah.

Piutang ini baru ada di tahun anggaran 2017 sebesar Rp9,1 Miliar. Piutang terbesar ada di klaim pasien kepada BPJS sebesar Rp8,9 Miliar.

“Piutang ini kita harus bantu agar segera dibayarkan, jangan sampai ada utang yang sebenarnya bisa kita bayarkan,” lanjut Muda sapaan akrabnya.

Sementara, Dirut RSUD Daya, Dr Ardin mengatakan utang tersebut berasal dari utang jasa medik, utang telepon, listrik. Dalam neraca keuangan, utang RSUD itu bisa ditutupi dengan piutang yang ada. Piutang tersebut berasal dari klaim pasien di BPJS sebesar Rp8,9 Miliar.

“ Piutang ini klaim pasien dari Oktober, November, sampai Desember 2017. Tetapi sudah terbayarkan sebesar 6 Miliar lebih, masih ada sekitar 1,7 Miliar,” jelasnya.

Hanya saja, pihaknya tak mempermasalahkan dan optimis
utang tersebut bisa terbayarkan dari piutang yang ada.(*/yud)

Editor: Yudhi

Pos terkait