INFOSULSEL.COM, SIDRAP – Sebanyak 18 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Negeri Makassar (KKN PPM UNM), melakukan pelatihan di Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (26/7/2018) malam.
Terdapat tiga pelatihan yang dilakukan, yaitu pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), Kompos Takakura, dan Tanaman Hidroponik. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Sosialisasi Program Kerja yang dilakukan beberapa hari lalu.
“Malam ini kami mengadakan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Kompos Takakura sebagai follow up saat sosialisasi program kerja beberapa hari lalu,” ungkap Ogi, Koordinator Kelurahan Wette’e KKN PPM UNM.
Mahasiswa Fakultas Ekomomi (FE) UNM tersebut berharap setelah diadakannya pelatihan, masyarakat Kelurahan Wette’e mampu mengaplikasikan di kemudian hari untuk mengembangkan produk pertanian organik.
“Semoga warga yang hadir bisa memahami proses pembuatan POC, Kompos Takakura, dan Tanaman Hidroponik serta bisa membuatnya di kemudian hari,” lanjutnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing KKN PPM UNM di Kecamatan Panca Lautang, Dr. Agus Syam, S.Pd., M.Si., menuturkan, dalam pembuatan ketiga program tersebut masyarakat bisa memaksimalkan sumber daya lokal yang ada di Kecamatan Panca Lautang.
“Dalam membuat program ini, masyarakat bisa memaksimalkan sumber daya lokal yang melimpah di Panca Lautang seperti bambu sebagai media membuat Tanaman Hidroponik,” ungkap Agus Syam.
“Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan sampah dapur, pupuk kandang, eceng gondok, sekam, dll sebagai bahan dalam membuat POC dan Kompos Takakura,” sambungnya.
Lebih lanjut, dosen FE UNM tersebut berharap warga bisa beralih dan membudidayakan Tanaman Hidroponik. Selain ramah lingkungan dan pembuatannya tidak membutuhkan biaya besar, Tanaman Hidroponik juga bisa dijadikan tanaman penghias pekarangan rumah.
“Semoga masyarakat bisa beralih dari metode bercocok tanaman konvensional ke hidroponik. Selain bisa memperindah pekarangan rumah, nilai jual tanaman hidroponik juga sangat mahal sehingga bisa meningkatkan pendapatan,” pungkasnya.
Penulis: Adriyan.





