INFOSULSEL.COM, MAKASSAR, — Sejak dinakhodai Moh Ramdhan Pomanto, kota Makassar maju pesat. Semua programnya yang langsung menyentuh masyarakat mendapat pujian. Bahkan lebih 160 penghargaan telah diraih. Sejumlah walikota dan bupati mengadopsinya. Salah satunya Bupati Purworejo, Agus Bastian.
Bersama rombogan Bupati Purworejo itu diterima Walikota Makassar di Ruang Pakale’bi, Rabu (1/8/2018). Agus ke Makassar bukan untuk jalan-jalan. Tujuannya, ingin berguru ke Danny Pomanto. Khususnya terkait manajemen resolusi konflik.
“Maksud kami datang ke Makassar untuk mempelajari bagaimana cara Pemkot Makassar mengontrol masyarakatnya, khususnya pada Pilkada yang berakhir aman dan damai. Apalagi dalam waktu dekat ini kami juga akan pelaksanaan Pilkades serentak di 494 desa di Purworejo,” ucap Bupati Purworejo, Agus Bastian.
Danny menjawab dengan fakta apa yang terjadi di Kota Makassar. ”Acuannya pelayanan, pengamanan dan pendapatan,” kata Danny mengawali penjelasannya.
“Nah, kebetulan Makassar ini adalah Centre Pointnya di wilayah timur. Mungkin karena itu Makassar menjadi pusat perhatian. Pendekatan yang kami pakai seperti protokol touching heart atau protokol sentuh hati,” lanjut Danny.
Dengan sentuh hati, sebut Danny masyarakat merasa diperhatikan.
‘’Ternyata cara itu sangat ampuh. Karena mampu mengendalikan amarah dan agresitifitas masyarakat yang kadang melebihi batas,” ungkap walikota berlatar belakang arsitektur ini.
Manajemen itu telah terbukti pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu. Berkat kerjasama yang baik serta kekompakan antar forkompinda (TNI dan Polri) kota Makassar bisa tetap aman.
Keberhasilan Danny memberi sentuhan tersebut menuai pujian serta apresiasi dari masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Ia menyebut salah satu caranya yakni mengajak masyarakat agar meningkatkan kesadaran terhadap karakter kota dan membangun ekosistem yang baik dan mendorong less cash society.
“Kami juga berusaha menciptakan kehidupan yang nyaman dan meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan. Makanya kita membuat common center yang di dalamnya bisa mengakses langsung home care, 112 ataupun pengaduan lainnya,” papar Danny.
Usai saling melempar tanya dan jawab, rombongan diajak melihat War Room Pemkot Makassar dan ruang PTSP yang sementara memasuki tahap penyelesaian.
Ikut mendampingi Bupati Purworejo diantaranya Ketua DPRD Luhur Pambudi Mulyono, Dandim 0708, Letkol Inf. Muchlis Gasim, Kapolres, AKPBP Teguh Tri Prasetya, Kajari, Alex Rahman, Sutarno, Ketua PN, dan Sekda Said Romadhon,beserta sejumalh staf Pemkab Purworejo. Kabupaten ini salah satu kabupaten di Jawa Tengah.
Penulis : Asri Syahril





