Inovasi ‘Kanrerong’ Jadi Kado HUT RI ke 73 di Makassar

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pemerintah kota (Pemkot) Makassar melahirkan satu lagi inovasi terbaru. Na,anya ‘Kanrerong’.

Inovasi ini terkait penataan pedagang kaki lima (PK5) yakni penyediaan PK5 Centre (Kaki Limata). Bila terwujud sesuai rencana maka ini akan menjadi kado istimewa bagi Pemkot Makassar di HUT RI ke 73 tahun 2018.

Bacaan Lainnya

Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto optimis hal ini bisa terwujud.  Apalagi seluruh camat melaporkan hampir seluruh PK5 di wilayah masing-masing sudah siap direlokasi.

“Kanrerong dan beberapa program inovasi Pemkot Makassar akan jadi kado HUT RI ke 73 di Makassar. Kita optimis bisa terwujud, karena secara teknis mulai dari parkir, pengaturan lalu lintas, dan beberapa faktor pendukung lainnya sudah siap,” jelas Danny Pomanto saat memimpin Rapat Persiapan Peringatan HUT RI, di Ruang Sipakalebbi, Balaikota Makassar, Kamis, (2/8/2018).

Nantinya proses relokasi diserahkan sepenuhnya ke Camat. Danny mengatakan tidak akan menerima rekomendasi apa pun terkait relokasi ini, kecuali dari camat.

Walikota terbaik nasional ini juga tetap mengingatkan agar Camat melakukan komunikasi dan pendekatan yang baik kepada warganya.

Centre Kanrerong yang tahap awal ini ditempatkan di sisi selatan Lapangangan Karebosi, tepatnya di Jalan RA Kartini.

Pernyataan Danny Pomanto ini menyusul laporan camat yang mengatakan ada juga sebagian pedagang yang mendapat provokasi dari oknum tak bertanggung jawab agar menolak direlokasi.

“Pada dasarnya semua PK5 di wilayah kami sudah sepakat direlokasi. Bahkan ingin membongkar sendiri lapaknya. Namun disisi lain, kami juga harus tegas karena ada oknum yang mencoba memanfaatkan dengan membuka tempat jualan baru agar bisa ikut direlokasi,” lapor Sulyadi P Putra SG, Plt Camat Rappocini.

Selain itu, putra mantan wakil walikota Makassar, Supomo Guntur (almarhum) ini juga mendapat laporan dari pedagang jika mereka telah diprovokasi agar tidak mau direlokasi. Oknum itu mengaku akan memfasilitasi pertemuan dengan walikota agar mereka tidak direlokasi.

Mendengar laporan itu Danny menegaskan tidak akan menerima jika bukan Camat yang merekomendasi.  Ini untuk menghindari penyalahgunaan serta penipuan terhadap PK5 oleh oknum tak bertanggung jawab. Danny berjanji senantiasa menjaga wibawa camatnya di tengah masyarakat.

 

Penulis : Asri Syahril

Pos terkait