Ratusan Sapi di Makassar tidak Layak Kurban

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang dijual bebas jelang pwrayaan Idul Adha 1439 Hijriah.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –Berhati-hatilah membeli hewan kurban. Sebab di Makassar ditemukan ada 778 ekor sapi yang tidak layak kurban.

Hal itu ditemukan oleh tim Terpadu Pemeriksa Hewan Kurban yang dibentuk oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Tim ini melakukan pemeriksaan ribuan sapi yang dijual bebas di sejumlah tenlat di Makassar  jelang perayaan hari Idul Adha yang jatuh pada Rabu (22/8/2018).

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar Abdul Rahman Bando juga mengakui hal itu. Ia menjelaskan dari 4. 723 ekor sapi yang diperiksa sampai Selasa (21/8/2018), hanya 3.945 ekor yang dinyatakan layak kurban.

“Selebihnya, ada 778 sapi yang tim kami  temukan tidak layak untuk dikurbankan,” ungap Rahman, Selasa.

Menurut adik kandung Muslimin Bando, Bupati  Enrekang  ini  ketidaklayakan hewan kurban tahun ini didominasi oleh cacat fisik. Selain itu, sapi yang cukup umur namun terlalu kurus juga dia nyatakan tidak layak untuk kurban.

Tapi, Rahman mengaku belum menemukan penyakit dalam yang berpotensi menular ke manusia.  Ia berharap, kondisi tersebit bisa bertahan hingga H+3 Idul Adha.

“Usia sapi layak kurban minimal 2 tahun, selain kesempurnaan fisik, banyak yang kita temukan belum cukup umur. Nah cacatnya itu ada yang telinga sobek, buntung, matanya katarak, biji telinga tunggal, dan tanduknya patah. Itu semua kami anggap tidak layak,” jelas Rahman.

 

Penulis : Asri Syahril   

Pos terkait