Bupati Pinrang Ajak PASI, FPTI dan Perbasasi TC di Pinrang

Bupati Pinrang Andi Aslam patonangi.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, PINRANG – Satu hari lagi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulsel XVI Tahun 2018 di Kabupaten Pinrang, akan berakhir, Ahad (30/9/2018). Makassar masih memimpin perolehan medali. Sementara tuan rumah Pinrang, tidak berambisi jadi tuan rumah. Mereka bersikap realistis. Misi utamanya mengejar 2 sukses, sukses penyelenggaraan dan sukses ekonomi. 

Sejak dibuka oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah pada Ahad (23/9/2018) di Stadion Bau Massepe, pelaksanaan pertandingan di 28 cabor yang dipertandingkan dan lima cabor yang dieksebisikan, berjalan aman dan lancar.
Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi dan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mencoba lapangan Soft Ball Cora Kabupaten Pinrang.(FOTO: SRI SYAHRIL)

“Ini tak lepas dari keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bumi Lasinrang, TNI dan Polri dan seluruh masyarakat dalam rangka meraih dua sukses, sukses penyelenggaraan dan sukses ekonomi,” tegas Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi di depan sejumlah awak media di media center Porda Pinrang, Kamis (27/9/2018).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Pemkab Pinrang telah membangun dua venue baru guna mendukung pelaksanaan pesta olahraga multi event empat tahunan ini. Keduanya yakni Panjat Tebing dan Soft Ball. Sementara sejumlah venue lainnya  dilakukan renovasi. Diantaranya kolam renang dan lintasan atletik.

Venue panjat tebing di Gelanggang Olahraga Cora Kab Pinrang berstandar nasional.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Untuk tiga venue yakni soft ball, atletik dan panjat tebing, Andi Aslam menjamin sesuai standar nasional. Karena itu ia berharap Pengprov PASI, Perbasasi dan FPTI bisa menjadikan ketiga venue tersebut sebagai tempat pelaksanaan training centre (TC)  dan Kejurda. Bahkan Pemkab Sidrap siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejuaraan nasional (Kejurnas).

Venue atletik Porda di Pinrang terletak di Stadion Bau Massepe. Untuk soft ball dan panjat tebing keduanya berada disatu kawasan yakni di Gelanggang Olahraga Cora,  Kecamatan Mattiro Bulu, Pinrang.

Aslam sempat mengungkapkan kekawatirannya terkait pemeliharaan ketiga venue ini.  Sebab jika tidak dimanfaatkan dengan baik, venue tersebut akan terbengkalai.

‘’Kalau tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pembinaan olahraga, saya kawatir pasca Porda venue-venue yang dibangun tidak terawat dan akan terbengkalai. Tapi kalau dijadikan tempat latihan, tentu akan menjadi tanggungjawab kita semua, khusunya induk cabor,” ujar Aslam.

Aslam mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus induk cabor untuk turut serta merawat venue tersebut.

“Pengkap FPTI Pinrang sudah setuju dan siap. Begitu pula dengan Pengkab Perbasasi Pinrang juga akan turut serta dalam menjaga lapangan,” jelas Aslam.

Aslam yang tahun depan akan mengakhiri masa jabatannya selama dua periode sebagai bupati Pinrang berharap pelaksanaan Pra PON untuk ketiga cabor ini bisa dilaksanakan di Pinrang.

‘’Ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat agar kedepannya venue-venue tersebut dimanfaatkan dengan baik dan dapat melahirkan atlet-atlet potensial di Kabupaten Pinrang,” ujar Aslam.

Ia berjanji akan merekomendasikan ke KONI Sulsel dan pengurus Cabor untuk menggelar Training Camp (TC) Pra Porda di sini (Pinrang).

Terkait jabatannya sebagai Bupati Pinrang yang masa periodenya seleaai pada Mei 2019, Aslam mengaku akan tetap terlibat menjaga dan merawat venue tersebut.

“Saya juga kan Ketua Perbasasi Pinrang, apalagi Ketua Perbasasi Sulsel, Walikota Makassar (Mochammad Ramdhan Pomanto) pasti akan ambil bagian,” katanya.

 

Penulis : Asri Syahril

Pos terkait