INFOSULSEL.COM, PINRANG – Kontingen kota Makassar menambah pundi-pundi emasnya dari atas ring tinju pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI Sulsel 2018 di Kabupaten Pinrang. Tiga keping emas diraih dari cabor tinju pada partai final yang berlangsung Sabtu (29/9/2018) di halaman Stadion Bau Massepe.

Ketiga atlet andalan kota Makassar itu masing-masing dua bersaudara, Joshua Holi Masihor dan Abraham Masihor. Petinju lainnya John Yambe. Sementara dua medali perak diraih dari kelas 69 Kg, Gufron dan Ivan Wahyudi dari kelas 64 Kg. Untuk medali perunggu disumbang Hilarius dari kelas 56 kg.
Raihan tiga emas, dua perak dan satu perunggu ini sudah sesuai target yang dibebankan KONI Makassar kepada Pertina Makassar.

‘’Alhamdulillah kami mampu meraih tiga emas. Ini sesuai yang ditargetkan KONI Makassar,” ujar Ketua Pertina Makassar, Muh Tawing kepada INFOSULSEL.COM usai laga final, Ahad (30/9/2018) dinihari.
Pada partai final, cabor tinju mempertandingan 18 partai dari 18 kelas yang dipertandingkan di Porda Pinrang. Makassat meloloskan lima atlet putranya. Joshua yang turun di kelas 49 kg mampu mengandaskan petinju tuan rumah Anhar Nur Latief yang diparati ini meraih medali perak.
Partai lainnya Abraham Masihor. Turun di kelas 52 kg Abang, sapaanya memupus impian wakil Tana Toraja, Budi Gunawan yang berusaha mencuri satu emas dari cabor tinju.
Emas ketiga diraih dari kelas 75 Kg melalui John Yambe. Petinju bertubuh tinggi besar ini masih terlalu tangguh bagi wakil Maros, Ricko Tampone.

Di kelas 69 kg, petinju asal Makassar lainnya yakni Gufron harus merelakan emas yang sudah di depan mata setelah kalah dari petinju Maros Eric Erianto. Gufron hanya meraih medali perak. Satu-satunya petinju Makassar yang tak meraih prestasi di ajang pesta olahraga multi event empat tahunan ini adalah Iknasius Pay. Turun di kelas 56 Kg Sius, sapaanya kalah bersaing pada babak penyisihan.
Bagi M Tawing, capaian prestasi anak asuhnya di Porda kali ini patut disyukuri. Meski begitu ia mengaku masih akan terus meningkatkan kemampuan atletnya guna menghadapi event-event berskala nasional.
‘’Tujuh petinju Makassar ini merupakan atlet-atlet pemula. Namun mereka punya talenta yang luar biasa yang harus terus dikembangkan,” kata Tawing.
Untuk mengembangkan kemampuan para atletnya Pertina Makassar dan Sulsel mengagendakan mengikuti berbagai kejuaraan-kejuaraan berskala nasional.
‘’Tujuannya agar para atlet bisa menambah pengalaman dan jam bertanding. Semakin banyak mengikuti kejuaraan tentu pengalaman atlet akan semakin bertambah pula,” timpal Dufri Masihor, pelatih tinju Makassar.
Sementara itu Ketua KONI Makassar, Agar Djaya mengapresiasi prestasi yang dicapai atlet kota Makassar ini.
‘’Saya kira ini prestasi yang luar biasa. Semua petinju kita sudah berusaha maksimal. Dan, hasilnya sudah sesuai target yang dibebankan,” kata Agar Djaya.
Prestasi para petinju Makassar yang tampil di Porda Pinrang, lanjut Agar, punya potensi dan talenta yang harus dikembangkan.
‘’Ini membuktikan bahwa program pembinaan atlet yang dilakukan Pertina Makassar berjalan dengan baik. Apalagi atlet-atlet yang tampil di Porda kali ini merupakan atlet-atlet muda yang saya lihat semua punya potensi besar menjadi atlet nasional,” ungkap Agar Djaya.
Penulis : Asri Syahril





