Maros Borong 4 Emas di Atas Ring Tinju

INFOSULSEL.COM, PINRANG –  Petinju putra Kabupaten Maros berjaya di atas ring. Empat emas mereka raih pada laga final  cabor tinju Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulsel XVI 2018 di Kabupaten Pinrang yang berlangsung Sabtu sore  hingga tengah malam (29/9/2018) di halaman Stadion  Bau Massepe.  

Selain empat emas, dua atlet lainnya juga mendulang 1 perak dan 1 perunggu. Satu-satunya petinju Maros yang tidak meriah prestasi yakni Elma. Ia lebih dulu ditumbangkan oleh petinju asal Bantaeng, Sri Evianti pada babak penyisihan kelas 51 kg pada hari kedua pertandingan tinju Porda Pinrang, Selasa (25/9/2018).

 

Bacaan Lainnya
Petinju Maros peraih medali di Porda XVI Pinrang 2018.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Di even pesta olahraga empat tahunan ini Maros meloloskan 7 petinjunya, enam putra dan 1 putri.  Keempat peraih medali emas tersebut yakni Dianto Sitorus, kelas 81 Kg, Jhny Saputra, 56 Kg, Idris 60 kg, dan kelas 64 Kg diraih Daud. Sementara peraih medali perak dan perunggu masing-masing Ricko Tampone (kelas 75 kg) dan Agus M Manulang  (kelas 69 Kg).

Makassar berada di urutan kedua perolehan medali di cabang olahraga (Cabor) keras ini.  Anak asuh Dufri Masihor  ini meraih tiga emas, dua perak dan satu perunggu.  Satu-satunya yang tidak meraih medali yakni Ridwan di kelas 60 Kg. Di babak penyisihan ia dikalahkan oleh petinju Maros, Idris.

Tiga medali emas lainnya dikategori man masing-masing diraih  Ahmad Nur dari Bantaeng untuk 44 Kg,  John Holifield Latuheru (Pinrang) kelas 46 Kg dan Eric Erianto (Parepare) kelas 69 Kg.

Untuk 6 medali perak diboyong tiga daerah. Masing-masing kebagian 2 medali. Mereka adalah kelas 69 Kg, Gufron, kelas 64 Kg, Ivan Wahyudi dari Makassar, kelas 81 Kg, Wirahadi dan 60 Kg, Ardiansyah (Pangkep).

Tator juga kebagian dua perak dari kelas 52 Kg, Budi Gunawan dan kelas 46 Kg, Ricky Pratama Syam (Tator).

Sementara empat medali diraih empat petinju dari empat daerah berbeda yakni kelas 44 Kg, Samsuar (Torut), kelas 49 Kg, Anhar Nur Latief (Pinrang) kelas 56 Kg, Muslimin Sugito (Takalar) dan kelas 75 Kg, Ricko Tampone (Maros).

Untuk medali perunggu pad akelas 60 kg diraih Suardi (Takalar) dan Anjas Hamzah (Selayar). Di kelas 64 Kg, Fathul N Latif (Pinrang) dan Akbar (Takalar), kelas 75 Kg,  M Syukri (Pinrang) dan Erianto (Takalar).

Sementara di kelas 49 Kg, Bernandus (Pangkep) dan Sandy (Takalar), kelas 44 Kg, Septian (Parepare) dan M Arsyad (Enrekang). Untuk kelas 46 Kg, Iqbal Mansur (Takalar) dan Ariel Latuheru (Bone). Di kelas 52 Kg, Roni (Pinrang) dan Wahyu (Sidrap). Kelas 81 Kg, M Azis (Pinrang) dan Abizar (Bantaeng).

Dua kelas 56 Kg, jadi milik Andika (Lutim) dan Hilarius (Makassar). Kelas 69 Kg, Agus M Manulang  (Maros) dan Adiwijaya (Sidrap).

Di kategori woman, Bantaeng meraih emas di kelas 60 kg dan 51 kg  atas nama Nurafni dan Sri Evianti. Dua emas lainnya jadi milik Parepare masing-masing di kelas 57 kg dan 64 kg atas  nama Marhayati dan Nutrfitrianti.

Empat keping emas lainnya diraih empat daerah berbeda. Di kelas 54 Kg jadi milik Hindiriawati Haer (Bone), 42 kg di sabet Rostina (Pengkep). Untuk kelas 46 Kg jadi milik Sri Rahayu (Takalar) dan kelas 48 Kg, Nurul Annisa Amahouru (Pinrang).

Untuk medali perak kelas kelas 42 Kg, Hardina (Selayar), 46 Kg, Ratu Balqis (Pinrang), 48 Kg, Wulansari (Enrekang) dan  51 Kg, Andi Riza (Pinrang).

Empat medali perak lainnya milik Fitri Ayu Lestari Pinrang di elas 54 Kg. Pada  kelas 57 Kg milik Diana (Bantaeng), 60 Kg, Sri Rahayu (Pangkep) dan 64 Kg, Rahmawaty (Bantaeng).

Medali perunggu atau juara tiga bersama jadi milik 16  petinju. Masing-masing di kelas 42 kg, Ramdani (Toraja) dan Fitrah (Takalar), kelas 46 kg, Sahariani (Toraja) dan Marwah M Diana (Enrekang), 48 Kg, Nani (Torut) dan Febi Mailanda (Pangkep).

Selebihnya pada kelas 51 Kg, diraih Masda (Takalar) dan Febiola (Torut), 54 Kg, Arbita  (Parepare) dan Siska (Takalar), 57 Kg, Fitrah Kinaya (Bantaeng) dan Nurhalizah (Palopo).

Perunggu lainnya di 60 Kg, Nurindahsari (Takalar) dan Anna Fitria Salsabillah (Pinrang), 64 Kg, Jumriani (Takalar) dan  Hijrah (Gowa).

Cabor tinju pada Porda kali ini diikuti 110 petinju dari 17 kabupaten/kota se-Sulsel. Ada 18 kelas yang dipertandingkan. Maisng-masing 8 kelas putra dan 10 kelas putri.

 

Penulis : Asri Syahril

Pos terkait