INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menekankan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak berpura-pura loyal atau mengeluarkan statemen yang merugikan pemerintah.
“Saya tahu ada yang begitu. Kita ini satu gerbong. Jangan pernah komandannya belok kiri, dia belok kanan. Itu aja yang saya ingatkan. Karena tidak ada yng sempurna,” kata NA akronim Nurdin Abdullah.
Dikatakan, gaya kepemimpinan itu berbeda-beda. NA mengaku selama menjabat di Bantaeng tidak ada satupun kepala dinas yang dinonjobkan. Kecuali bagi yang keluar dari aturan permainan yang telah ditentukan.
Mantan bupati Banteng dua priode ini menyebutkan mengganti pimpinan OPD bukan menjadi solusi. Yang terpenting baginya adalah, kepala dinas, badan atau biro bisa bersinergi untuk mencapai target yang telah ditentukan. Dia mengaku tidak punya target evaluasi para kepala OPD.
“Seperti lingkup PU, dalam tiga tahun kita harus menyelesaikan seluruh jalan provinsi yang mengalami kerusakan. Kalau setahun saja tidak ada kinerja, ya tidak mungkin kan kita pertahankan,” ungkapnya.
Dijelaskan pula, kebiasaannya di Bantaeng menerapkan pola assesment. Kecil kemungkinan ada pejabat nonjob. Tapi kalau rolling atau mutasi, kemungkinan itu yang ada.
“Misalnya, pejabat A ternyata cocoknya di posisi ini. Dan seterusnya. Kita harus ingat, bahwa tidak ada orang yang sempurna. Selama orang ini mau sempurnakan kelemahannya, Insya Allah kita bersama-sama,” pungkasnya. (*)
Penulis: Mirsan
Editor: Yudhi





