INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Hamzah Hamid menganggap keberadaan Komite Sekolah sudah tidak diperlukan sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, dan pemberi kontrol di suatu pendidikan.
Hal ini lantaran, beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh Komite Sekolah terasa memberatkan bagi wali murid yang kehidupan perekonomianya menengah ke bawah
“Terkadang ada Komite Sekolah menetapkan jumlah bantuan yang mengatasnamakan sebagai sumbangan yang terkadang memberatkan orangtua siswa,” terang Hamzah Hamid, Senin (8/10/2018).
“Bagi saya, tidak perlu lagi ada Komite Sekolah. Tetapi dengan catatan pemerintah harus mempersiapkan diri, bagaimana mencukupkan anggaran ini disekolah, dan saya kira banyak cara untuk itu,” lanjutnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Hasbi mengatakan, tidak ada yang salah dengan keberadaan Komite Sekolah. Hanya saja, mekanisme yang dijalankan komite sekolah yang seharusnya dibenahi. Seperti penetapan berapa jumlah sumbangan yang diberikan orang tua siswa, harusnya tidak ditetapkan oleh komite sekolah.
“Sumbangan merupakan bantuan sukarela yang diberikan orangtua siswa. Jangan ada yang menetapkan nilai sumbangan, bagaimana cara mebayarnya, serahkan saja ke orang tua. Mau menyumbang 1 rupiah, itulah yang diterima oleh sekolah sesuai keikhlasan orang tua,” tandasnya. (*/yud)
Editor: Yudhi





