INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sebanyak 56 profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) hari ini menghadiri yudisium dokter/pengambilan sumpah dokter, di Aula Teleconference Lantai 5, pada Rabu (12/12/18)
“Saya sudah 2 kali mengikuti penyumpahan dokter, dan 2 kali pula saya tidak menangis tapi saya mengeluarkan air mata. Karena saya bayangkan anak saya menjadi dokter, mungkin akan merasakan seperti yang bapak ibu rasakan juga,” kata Rektor UMI Prof.Dr.H. Basri Missing SE, M.Si dalam sambutannya.
“Untuk anakda yang telah di sumpah, tantangan kedepannya jauh lebih besar, apalagi era reformasi 4.0. apalagi dengan kemajuan tekhnologi yang kian pesat,” lanjut mantan direktur Program pasca sarjana UMI ini.
Sementara, salah satu dokter muda, dr. Gina Puspitasari AB Pangeran,S.Ked yang diberikan kesempatan membacakan pesan dan kesan dokter yang baru disumpah mengungkapkan akan suka dan duka selama mengenyam pendidikan di fakultas kedokteran
“Semoga semangat dari kampus kita menjadi semangat untuk kita. Dikampus ini, kita di didik bukan hanya pada pendidikan, tapi menjadi dokter yang mengedepankan nilai kemanusiaan, sesuai profesi dokter Islam. Kita harus menjadi lentera bagi masyarakat yang membutuhkan pengabdian kita,” ungkapnya.
Ia mengaku tak henti-hentinya bersyukur, karena bersyukur menjadi mutlak dari sebuah perjalanan dan jelas tidak akan pernah ada perubahan tanpa sebuah perjuangan, begitu pun tidak akan ada perjuangan tanpa pengorbanan.
“Terima kasih kepada orang tua kami, karena orangtualah yang menjadi sandaran kita saat kami sedang letih dan lelah . Karena sesungguhnya doa orangtua yang menjadi jalan penerang bagi kita,” urainya.
Turut hadir para wakil dekan Fakultas Kedokteran UMI, Dr.dr.H.Nasrudin AM,SpOG(K).MARS, dr. Ida Royani,M.Kes, dr. Rijal Syamsu,Sp.PA.M.Kes, dan Drs. H. Muhammad Akil MH. (*)
Editor: admin





