INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Ditengah kesibukannya sebagai pimpinan DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali selama dua hari terakhir menyempatkan hadir memenuhi undangan warga pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Sabtu dan Ahad (1-2/12/2018).
Sebelum menghadiri undangan warga pada Sabtu (1/12/2018) Wakil Ketua DPRD kota Makassar yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar, ini juga merayakan acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di kediaman pribadinya, di Jalan Racing Center II Nomor 4 Makassar. Acara tersebut dihadiri hampir 1000 orang.

Usai menggelar perayaan Maulid, ARA sapaan akrab Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir (Pengprov Pertina) Sulsel itu berkeliling menghadiri undangan warga. Diantaranya di Masjid Nurul Tauhid di RT 6, RW 7 di Jalan Sukaria, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang.
Dari Tamamaung ARA melanjutkan menghadiri acara yang sama di Masjid Nurul Hikmah di Lr Pedoman, RW 5 Jalan Batua Raya, Kelurahan Batua, Kec Panakkukang, Sabtu malam. Usai acara di masjid ARA tidak langsung pulang. Ia diundang bersilaturahim di rumah salah satu tokoh masyarakat. Mereka bercengkrama hingga larut malam.

Seakan tak kenal lelah, keesokan harinya, ARA yang seja Ahad pagi hingga siang menerima tamu di kediamannya, kembali melanjutkan perjalanannya menghadiri undangan warga di Masjid Nurul Iman, juga di Jalan Batua Raya. Di masjid ini ia melaksanakan shalat Duhur berjamaah lalu dilanjutkan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sore harinya ARA kembali menghadiri undangan peringatan kelahiran Rasulullah SAW di Masjid Nurul Ilham, di Jalan Damai 1, RW. 7, RT 1, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala.
Di masjid yang dibangun pada 2008 silam itu ayah tiga anak ini juga menyempatkan shalat Ashar berjamaah dengan warga sebelum pelaksanaan acara maulid.

Kehadiran anggota DPRD kota Makassar dua periode dari Partai Demokrat ini disambut antusias oleh warga. Nama ARA memang cukup akrab di mata masyarakat. Khusunya di Manggala dan Panakkukang, dua kecamatan yang menaadi daerah pemilihan (Dapil) politisi ini sejak Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 dan 2014 silam.
Penulis Asri Syahril





